Dinkes Mimika Upgrade Tenaga Pustu Deteksi Dini Hepatitis pada Ibu Hamil
Papua60detik – Dinas Kesehatan Mimika workshop diagnosis dan treatment hepatitis bagi petugas Puskesmas Pembantu (Pustu) dan klinik pemerintah, Selasa (09/06/2026).
Di workshop ini, tenaga kesehatan di garda terdepan diupgrade agar mampu mendeteksi secara dini hepatitis B pada ibu hamil serta hepatitis C pada kelompok risiko tinggi.
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Mimika, Kamaluddin, menjelaskan, ibu hamil wajib menjalani pemeriksaan hepatitis sebagai bagian dari paket 10T (pemeriksaan terpadu) yang juga meliputi sifilis, HIV AIDS, dan malaria.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan nilai HB DNA lebih dari 200.000, maka ibu hamil dapat diberikan pengobatan pencegahan pada minggu ke-28 kehamilan. Langkah ini krusial untuk melindungi bayi yang dikandung.
"Kami berharap petugas di Pustu bisa melakukan pemeriksaan hepatitis B pada ibu hamil. Ketika menemukan ibu hamil positif, maka harus ditindaklanjuti dengan pemeriksaan HB DNA atau MC lom," ujar Kamaluddin.
Ia mengatakan, bayi baru lahir akan diberi vaksin HBIG (Hepatitis B Immune Globulin) sebagai upaya memutus rantai penularan dari ibu ke anak. Selanjutnya, pada usia 9 hingga 12 bulan, bayi akan diperiksa kembali guna memastikan HBhsAg-nya negatif atau positif.
"Jika negatif, berarti pencegahan berhasil. Tapi tetap harus dilakukan pemeriksaan ulang. Kalau masih negatif, diberikan imunisasi hepatitis seperti biasa," ujar Kamaluddin.
Workshop ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Kesehatan Mimika menekan angka penularan hepatitis B dari ibu ke anak serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah pedalaman.
Dalam kegiatan ini ditekankan pentingnya penjaringan ibu hamil sejak trimester pertama. Melalui deteksi dini, petugas kesehatan diharapkan dapat segera melakukan koordinasi dengan deteksi dini, koordinasi dengan puskesmas induk dapat segera dilakukan untuk memberikan pengobatan pencegahan.
"Kami berharap setelah workshop ini, petugas Pustu bisa menangkap ibu hamil di trimester pertama, melakukan pemeriksaan hepatitis, dan jika positif segera ditindaklanjuti pada usia kehamilan 20 minggu," pungkasnya. (Martha)