Harga Beras Melonjak, Kepala BPS Warning Inflasi
Papua60detik - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika Ouceu Satyadipura mengatakan Pemerintah Kabupaten Mimika Harus berhati-hati dengan terus naiknya harga beras belakangan.
Ia pastikan, gejolak harga beras berpengarauh ke inflasi. Soal angkanya, Ouceu menyebut bakal diumumkan akhir bulan. Saat ini BPS masih mengumpulkan data lapangan.
“Kita harus lihat sampai akhir bulan, kami akan rilis inflasi di tanggal 2 oktober live di Youtube,” katanya, Rabu (27/9/2023).
Update terakhir beras premium di pasaran sudah menyentuh Rp17 ribu per kilogram. Ouceu mengaku khawatir harga terus naik sampai Desember.
"Harus ada intervensi. Saya khawatirkan karena ini sudah dekat Natal dan Tahun Baru, jangan sampai meroket (harga) terus ke depannya,” katanya.
Menurutnya, meski stok dan harga beras di Bulog masih aman dan normal, di pasaran bisa jadi harga terus naik.
“Tetapi dari pasar ini yang kita lihat apakah memang harga di luar memang yang mahal atau ekspedisinya yang mahal. Kalau memang harga dari sana sudah mahal berarti sudah begitu, tetapi ekspedisinya yang mahal harus ada intervensi Pemerintah Daerah pakai batasan harga, karena saya dengar harga ekspedisi sudah mulai gila-gilaan sekarang ini,” katanya Ouceu (Faris)