Harga Beras Terus Naik
Papua60detik - Beras mengalami kenaikan harga sejak sekitar dua bulan belakangan ini. Harganya bahkan mencapai level Rp17 ribu per kilogram (kg).
Badan Urusan Logistik (Bulog) Timika membernarkan harga beras belakangan ini mengalami kenaikan signifikan.
Kepala Bulog Timika Riyadi Muslim mengatakan, kenaikan itu terjadi dari sentra produksi gabah. Bahkan, hanya dalam kurun waktu dua minggu dalam bulan ini harga beras naik tiga kali.
"Untuk beras premium belakangan ini memang naik signifikan, dari tempat sentra produksi juga mengalami kenaikan, dalam beberapa minggu sudah tiga kali mengalami kenaikan," ujar Adi Selasa (26/9/2023).
"Kami dari Bulog cara mengintervensi dengan mengeluarkan beras SPHP alias Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan," lanjutnya.
SPHP adalah program yang diluncurkan pemerintah sebagai bentuk lain operasi pasar (OP) yang sebelumnya dilakukan untuk mengintervensi pasar.
Ia mengaku beras saat mengalami kenaikan dalam sekali naik bisa sampai Rp100 sampai Rp200.
"Tapi memang di kami cuma naik sedikit saja. Karena kami sekali ambil," kata dia.
Sementara data dari Dinas Ketahanan Pangan Mimika harga beras premium di pasaran tembus hingga Rp17.000 dan medium Rp15.000.
Pedagang beras di Timika Anhar mengeluhkan harga beras yang terus naik, seperti beras merk Mawar ukuran 5 Kg naiknya mencapai Rp5 ribu per karung.
Sementara untuk beras merk Pandan sendiri per karung juga mengalami kenaikan Rp10 ribu.
"Beras mahal, ya mau gimana lagi, kita ambilnya sudah mahal ya disesuaikan," katanya.
Sementara itu pedagang beras lainnya di Jalan Hassanudin Malik mengatakan beras mengalami kenaikan harga sudah lumayan lama. Rata-rata yang ia jual yakni beras dengan merk Pandan dan Mawar. Merk Pandan mengalami kenaikan sekitar Rp30 ribu per karung ukuran 50 kg dari sebelumnya Rp775 ribu dan sekarang menjadi Rp805 ribu atau setara per kilonya Rp16,100
Sementara itu, beras di UD. Mitra Indimatam Nusantara di Nawaripi masih belum mengalami kenaikan, lantaran ketersediaan beras di gudangnya masih stok lama.
Untuk beras dengan merek Lumbung Padi dari Sulawesi ukuran 50kg masih di harga Rp635 dan merek Mawar 20kg seharga Rp285.
"Kami belum ada kenaikan, karena meskipun di luar harga sudah pada naik, tapi stoknya kami di sini masih harga lama," ujar salah satu pegawai, Ramadhan. (Eka)