KADIN Dorong Investasi & Pengusaha Lokal Lewat Honai Papua Tengah Terang
Ketua Umum KADIN Papua Tengah, Alexander Gobai saat memberikan sambutan pada Seminar Kajian Potensi Ekonomi Papua Tengah. Foto : Elia Douw/Papua60detik
Ketua Umum KADIN Papua Tengah, Alexander Gobai saat memberikan sambutan pada Seminar Kajian Potensi Ekonomi Papua Tengah. Foto : Elia Douw/Papua60detik

Papua60detik - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah menggelar seminar kajian potensi ekonomi Papua Tengah dirangkaikan dengan presentasi, pengujian ilmiah, penetapan buku potensi ekonomi daerah Papua Tengah serta peluncuran Koperasi Induk Honai Papua Tengah Terang di Aula RRI Nabire, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Victor Fun, mewakili Gubernur Papua Tengah. Seminar dihadiri perwakilan KADIN pusat, unsur Forkopimda, pengurus dan ketua KADIN kabupaten se-Papua Tengah, akademisi, perbankan, pelaku usaha, UMKM, koperasi, serta berbagai elemen masyarakat.

Ketua Umum KADIN Papua Tengah, Alexander Gobai, mengatakan buku potensi ekonomi daerah Papua Tengah merupakan hasil kajian yang melibatkan berbagai pihak dan sektor. Buku tersebut disusun sebagai dokumen strategis yang memuat data serta potensi unggulan daerah untuk menjadi acuan dalam pembangunan ekonomi dan promosi investasi.

Ia berharap buku tersebut memberikan gambaran yang jelas kepada para investor mengenai peluang usaha dan potensi ekonomi yang dimiliki Papua Tengah.

“Kami ingin membangun kepercayaan para investor terhadap Papua Tengah. Selama ini masih ada berbagai stigma yang perlu dihilangkan. Melalui kajian dan data yang disusun dalam buku potensi ekonomi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Papua Tengah memiliki peluang investasi yang besar dan menjanjikan,” ujar Alexander.

Selain memperkenalkan potensi daerah kepada investor, KADIN Papua Tengah juga berkomitmen mendorong lahirnya wirausahawan baru melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan usaha bagi generasi muda dan masyarakat.

Alexander menjelaskan, pelatihan akan difokuskan pada usaha-usaha yang mudah dijalankan dan memiliki peluang pasar yang baik, seperti usaha fotokopi, percetakan, pencucian kendaraan, hingga berbagai usaha jasa dan perdagangan lainnya.

“Kami ingin menciptakan pengusaha-pengusaha baru di Papua Tengah. Harapannya dalam beberapa tahun ke depan akan lahir pelaku usaha lokal yang mandiri dan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan sama, KADIN Papua Tengah juga meluncurkan Koperasi Induk Honai Papua Tengah Terang sebagai wadah penguatan ekonomi masyarakat. Koperasi tersebut diharapkan menjadi payung bagi berbagai koperasi sektor usaha yang bergerak di bidang pangan lokal, pertanian, perikanan, kelautan, serta usaha mikro dan kecil lainnya di delapan kabupaten di Papua Tengah.

Menurut Alexander, keberadaan koperasi sangat penting untuk memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat, memperluas akses permodalan, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

Ia menambahkan, KADIN Papua Tengah juga akan terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Bank Papua dan lembaga keuangan lainnya, guna mendukung pembiayaan serta pengembangan usaha masyarakat.

“Kami berharap melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, koperasi, dan perbankan, akan lahir lebih banyak peluang usaha dan lapangan pekerjaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” pungkasnya.  (Elia Douw)