LKPJ Willem Wandik: Kabupaten Puncak Raih WTP 4 Tahun Berturut-Turut
Papua60detik - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Puncak Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Puncak Masa Bakti 2018-2023, Rabu (20/9/2023).
“Kami terus mengembangkan Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) dan Implementasi Sistim Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang terintegrasi baik perencanaan, Penganggaran, Penatausahaan dan Pelaporan Keuangan.,” kata Bupati Puncak, Willem Wandik dalam sidang paripurna di Hotel Cartenz Timika.
Ia menyebutkan beberapa kinerja keuangan daerah yang dicapai pemerintah Puncak sebagai antara lain, rata-rata pertumbuhan pendapatan sebesar 3,78 persen per tahun selama periode 2019-2022, rata-rata capaian realisasi pendapatan daerah sebesar 97,83 persen per tahun, pertumbuhan pendapatan tertinggi terjadi pada tahun 2022 mencapai 17,16 persen yang didorong oleh kenaikan dari hampir seluruh komponen pendapatan khususnya pendapatan transfer.
Kedua, Realisasi belanja daerah Kabupaten Puncak tumbuh sebesar 1,61 persen per tahun, rata-rata capaian realisasi belanja daerah sebesar 82,75 persen per tahun dengan pertumbuhan tertinggi dicapai pada tahun 2022 sebesar 21,74 persen yang didorong oleh peningkatan belanja operasi sebesar 9,72 persen dan belanja modal sebesar 178,16 persen.
Ketiga, capaian realisasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Kabupaten Puncak selama tahun 2019-2022 rata-rata sebesar 236,60 persen per tahun dengan realisasi tertinggi terjadi pada tahun 2021 yang terealisasi hingga 586 persen dari yang dianggarkan.
Kempat penyertaan modal atau investasi pemerintah daerah kepada Badan Usaha Milik Daerah telah berhasil terealisasi 100 persen setiap tahunnya kecuali pada tahun 2021.
Willem Wandik mengatakan, selama 4 tahun berturut-turut Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Puncak.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa dan menjadi bukti bahwa kita telah menjalankan tugas kita dengan baik dalam mengelola keuangan daerah di Kabupaten Puncak,” Ungkapnya
Willem Wandik menambahkan untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) selama lima tahun terakhir mencapai 2,06 persen, dengan rata-rata peningkatan setiap tahunnya sebesar 0,51 persen.
“Nilai IPM Kabupaten Puncak pada tahun 2022 lebih baik, namun masih perlu usaha lagi untuk mengejar capaian IPM daerah lain di sekitarnya,” katanya.
Untuk Angka Kemiskinan di Kabupaten Puncak terus mengalami penurunan semenjak 2019 hingga 2022 dengan laju penurunan sebesar 1,30 persen.
Ketua DPRD Kabupaten Puncak Lukius Newegalen menilai ada banyak kemajuan pembangunan yang telah dirasakan oleh masyarakat selama masa kepemimpinan Bupati Puncak Willem Wandik. Baik peningkatan infrastruktur dasar, peningkatan transportasi darat dan udara, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, dan pemberdayaan usaha masyarakat kecil dan menengah.
Namun tidak dapat dipungkiri bahwa hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai tidak maksimal dikarenakan ddalam kurun waktu dua tahun terakhir Kabupaten Puncak mengalami gangguan keamanan yang mengakibatkan roda pemerintahan tidak berjalan maksimal.
“Kami menyadari bahwa suhu politik di Kabupaten Puncak mulai memanas ditambah lagi dengan situasi dan kondisi Kabupaten Puncak yang belum begitu kondusif, tetapi mari, kami mengajak segenap komponen masyarakat untuk jaga kabupaten ini, Mari kita tunjukan kepada daerah lain, bahwa pelaksanaan Pemilu legislatif, Pemilukada dan Pilpres di Kabupaten Puncak berjalan dengan baik, aman dan tentaram. Itu harapan kita semua,” pungkasnya (Faris)