Pemuda Katolik Desak Gubernur Papua Tengah Bentuk Tim Penanganan Konflik
Papua60detik - Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Provinsi Papua Tengah, Tino Mote menyoroti konflik di Intan Jaya sudah berlarut dan tak kunjung selesai.
Konflik antara TPN-PB OPM dan TNI-Polri itu katanya telah menewaskan banyak masyarakat sipil, TPN-PB OPM dan TNI-POLRI. Puluhan ribu warga sudah meninggalkan tanah leluhurnya dan mencari keselamatan.
Baca Juga: Alex Omaleng Tutup Usia
"Oleh karena itu Pemuda Katolik Komda Papua Tengah meminta Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa segera memediasi pihak-pihak yang bertikai," Tegas Tino dalam keterangan tertulisnya yang diterima Papua60detik.id, Senin (1/12/2025) sore.
Katanya, indikator kemajuan dan keamanan Papua Tengah ada di Intan Jaya. Selagi intan jaya belum aman maka Provinsi Papua Tengah juga belum aman.
"Tentang nasib pengungsi, seharusnya Gubernur sudah membentuk tim penanganan kemanusiaan dan melakukan langkah-langkah kongkrit untuk mitigasi konflik. Bukan hanya tentang bantuan beras dan supermi tetapi keamanan. Mereka saat ini tidak beribadah, kesehatan mereka buruk, pendidikan anak-anak pengungsi tidak jalam. Namun, Pemerintah Papua Tengah malas tahu dengan semua hal ini," tegasnya.
Menurutnya, Menteri HAM Natalius Pigai juga mesti harus pastikan penanganan para pengungsi.
"Kalau bisa Bupati Intan Jaya, Gubernur dan Menteri duduk sama-sama bicara untuk mencari cari solusi soal konflik bersenjata di Papua yang pada ujungnya warga sipil jadi korban sasaran," pungkasnya. (Elia Douw)