Satu Polisi Kena Lemparan Batu, Palang Jalan Poros Timika - Pomako Dibuka
Warga membuka palang usai negosiasi bersama aparat keamanan dan perangkat pemerintah. Foto: Istimewa
Warga membuka palang usai negosiasi bersama aparat keamanan dan perangkat pemerintah. Foto: Istimewa

Papua60detik - Satu aparat kepolisian dilaporkan jadi korban lemparan batu diduga oleh warga yang melakukan pemalangan Jalan Poros Timika - Pomako, Selasa (24/2/2026). 

Kapolsek Mimika Timur Ipda Alex Soumilena membenarkan kejadian itu. 

"Iya benar, ada anggota saya satu terkena lemparan batu di dada, sekarang lagi berobat di Puskesmas Mapurujaya," ujar Kapolsek dikonfirmasi. 

Ia bilang, pukul 21.00 WIT palang telah dibuka dan kini akses utama jalan tersebut sudah bisa dilalui.

"Palang sudah dibuka oleh mereka sendiri setelah kami lakukan negosiasi dengan pak kepala kampung," katanya. 

Pemalangan itu dilakukan karena warga menuntut agar pemerintah kabupaten membayar ganti rugi tanah ulayat senilai 8 miliar. 

Kepala Distrik Mimika Timur Bakri Athoriq mengatakan, warga melakukan aksi dengan menebang pohon dan menutup badan jalan, sehingga akses utama menuju Pomako lumpuh total. Menurutnya, tuntutan tersebut berkaitan dengan klaim hak ulayat atas lahan yang saat ini telah berdiri bangunan kantor bupati lama. (Eka)