Timika Lebih Panas dari Biasanya, BMKG Beri Penjelasan
Papua60detik - Beberapa waktu terakhir, Kota Timika terasa lebih panas dari biasanya. Kondisi ini membuat sejumlah warga bertanya-tanya. Meski suhu udara cenderung gerah hujan masih turun sesekali.
Hal itu dibenarkan oleh Forecaster BMKG Moses Kilangin, Tesla Kadar Dzikiro. Ia menyebut, bahwa Timika saat ini mengalami peningkatan suhu. Berbeda dengan sebagian besar wilayah di Indonesia, di mana setiap Desember cenderung hujan, Timika justru mengalami curah hujan yang lebih sedikit.
"Itu normal. Setiap akhir tahun dan awal tahun, Timika memang jarang hujan, sehingga akan terasa lebih panas dari bulan-bulan sebelumnya. Pada bulan-bulan pertengahan tahun, memang Timika hujan setiap hari," kata Tesla saat diwawancarai, Senin (22/12/2025).
Selain itu, sesuai pengamatan BMKG, Kabupaten Mimika mengalami peningkatan suhu dibanding tahun-tahun sebelumnya di bulan yang sama, sekitar 0,3°C. Kenaikan suhu ini mengakibatkan setiap tahun terasa semakin panas.
"Ini selaras dengan rilis dari BMKG adanya perubahan suhu akibat global warming atau pemanasan global. Ternyata di Timika juga mengalami pemanasan suhu harian rata-rata sehingga masyarakat merasa lebih gerah," tambahnya.
BMKG Moses Kilangin mencatat bulan Desember tahun 2025 suhu maksimal berada di 33°C-34°C. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh posisi matahari yang saat ini berada di belahan bumi selatan, mendekati wilayah Australia. Akibatnya, penyinaran matahari ke wilayah Indonesia, termasuk Papua Tengah, menjadi lebih kuat.
"Ini sangat tinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. Kalau sudah seperti ini, Desember itu panas sepanjang hari. Biasanya maksimal 32°C, berarti benar apa yang dirasakan masyarakat, selaras dengan data yang sedang diamati," pungkasnya. (Martha)