TPNPB Sepakat Bebaskan Kapten Philip, Akankah Terjadi?
Papua60detik - TPNPB - OPM melalui juru bicaranya Sebby Sambom mengaku berniat membebaskan Pilot Susi Air Philip Mehrtens yang disandera sejak 7 Februari 2023.
"Kami punya keyakinan dan niat baik untuk membebaskan pilot tersebut, Dan ini sudah kami laksanakan pada tahap awal pertemuan tingkat tinggi dengan delegasi Pemerintah Selandia Baru pada tanggal 5 April 2023 di Port Moresby, namun kemudian tidak ada tindak lanjut karena Pemerintah Selandia Baru tidak mempunyai niat lebih lanjut," tulis Sebby dalam rilisnya, Rabu (31/1/2024).
Ia juga menyayangkan, sikap pemerintah RI yang tidak menindaklanjuti ajakan berunding yang diajukan TPNPB-OPM melalui surat ke Presiden RI pada Mei 2023,
"Jadi menurut kami Pemerintah Selandia Baru dan Pemerintah Indonesia sama-sama tidak mampu untuk berbicara dengan kami tentang pembebasan Pilot, dan mereka tidak memahami kemanusiaan, karena demi kemanusiaan kami harus berbicara untuk membebaskan Pilot Selandia Baru," katanya.
Katanya, Markas TPNPB sepakat untuk melepaskan Kapten Philip karena merupakan pilot dari Selandia Baru yang sebagian besar warganya pendukung Papua merdeka.
Sampai saat ini Kapten Philip hidup dan tinggal bersama pasukan TPNPB di wilayah Ndugama, Papua. Sebby mengatakan, Kapten Philip pada dasarnya tidak ditahan melainkan dianggap teman.
"Saya sudah mengirimkan pesan kepada Komandan TPNPB Wilayah Ndugama Egianus Kogeya dan pasukannya agar Pilot segera kita lepas, dan audio suara sudah saya kirimkan pada tanggal 5 Juni 2023," katanya. (Eka)