Wania dan Iwaka Dipersiapkan Sebagai Kota Baru
Papua60detik - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Baru Kabupaten Mimika, Senin (17/11/2025).
Kawasan kota baru dirancang untuk menjadi bagian pendukung Pusat Kegiatan Nasional (PKN) di Timika. Kawasan ini nantinya menjadi pusat permukiman yang mampu melayani berbagai aktivitas berskala internasional, nasional, atau beberapa provinsi.
Dinas PUPR menggandeng LPPM Universitas Kristen Paulus (UKI) Makassar dalam melakukan kajian ini. Sebelumnya telah dilakukan Fokus Group Discussion (FGD) sebagai tahap awal penyusunan konsep kota baru.
Hasil kajian, dua wilayah yaitu Iwaka dan Wania akan dijadikan wilayah kota baru dengan konsep yang sedang dikaji oleh tim ahli. Dua distrik tersebut meliputi Limau Asri Timur, Limau Asri Barat, Mulia Kencana, Mawokau Jaya. Total luas wilayah adalah 6.582,10 Ha.
Kabid Tata Ruang pada Dinas PUPR Mimika, Sumitro Hamzah mengatakan konsep baru ini menyambung dari Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) perkotaan Timika dan tidak menyentuh kawasan hutan.
Dalam konsultasi publik I ini, banyak masukan dari beberapa OPD, lembaga masyarakat yang menjadi pertimbangan untuk konsep yang dihasilkan. Mulai dari status tanah, jaringan listrik, jalan, drainase, serta pemberdayaan terhadap masyarakat yang tinggal di lokasi khususnya masyarakat asli Papua.
"Setiap tahapan yang kita lakukan harus melibatkan lembaga adat dan masyarakat. Keterlibayltan mereka sangat penting karena ini menyangkut kepemilikan tanah, hak masyarakat," ujar Sumitro Hamzah.
Setelah konsultasi publik I, Dinas PUPR dan Tim Ahli akan melanjutkan diskusi konsep ke konsultasi publik II untuk mendapakan kesepakatan. Setelah itu, akan ada tahapan-tahapan yang akan diajukan ke kementerian ATR/BPN hingga mendapatkan persetujuan substansi untuk bisa ditetapkan sebagai peraturan daerah.
"Tim ahli kita ini kita percayakan untuk merancang bagaimana karena kita bicara tentang tata ruang, bagaimana pola ruang yang akan dilakukan di kota baru," ujar Sumitro. (Martha)