11 Anak Muda Papua Lolos Papuan Bridge Program Youth Entrepreneurship PTFI
Papua60detik - 11 pemuda Orang Asli Papua (OAP) dinyatakan lolos di Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN) berikan pelatihan pembelajaran Papuan Bridge Program Youth Entrepreneurship (PBP YET) 2024
11 Anak muda ini akan mendapatkan pelatihan pembelajaran selam 3 - 4 bulan di Institut Pertambangan Nemangkawi milik PT Freeport Indonesia di Timika.
“Melihat dari semua peserta adalah OAP, maka kita yakin merekapun bisa, siapa bilang OAP tidak bisa, hanya karena kesalahan dalam berusaha, dengan program ini, saya yakin, anak-anak ini bisa sukses,” Kata Senior Vice Presiden Community Developmen PTFI, Nathan Kum, saat membuka secara resmi PBP YET 2024 yang dilaksnakan di Multifunction Room NMI LIP Kuala Kencana, Rabu (17/4/2014).
Dikatakatakan Nathan PTFI akan selalu mendukung program-program yang memberikan perubahan dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat, sehingga program yang diberikan bisa digunakan terus menerus dan dapat dibagikan kepada masyarakat lebih luas.
“Saya harapkan selesai dari pelatihan ini, kesebelas pembisnis ini bisa menyampaikan ilmunya kepada keluarga dan orang terdekat mereka, dan saya berharap ditahun depan pesertanya bisa lebih banyak,” harapnya.
Selanjutnya, Superintendent Apprentice Management Nemangkawi Mining Institute Imanuel Kafiar mengatakan, aktivitas pembelajaran PBP YET akan Berlangsung kurang lebih 3-4 bulan ini sekaligus sebagai ajang memperkenalkan Program ini PBP YET kepada pihak-pihak terkait untuk mengajak peran serta dan keterlibatan dalam pengembangan kualitas generasi muda Papua.
Sebagai gambaran umum, Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN) yang didirikan pada tahun 2003 merupakan bentuk Komitmen Sosial PT Freeport Indonesia untuk meningkatkan kuantiti dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya Masyarakat Lokal Papua untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja melalui program-program pelatihan.
Salah satu program pelatihan reguler yang dimiliki oleh IPN selain program Apprentice, adalah Papuan Bridge Program.
Papuan Bridge Program atau yang disingkat PBP merupakan program pengembangan berdurasi singkat (selama 3 bulan) untuk mahasiswa Papua yang telah lulus dari Perguruan Tinggi atau Universitas, yang nantinya akan melanjutkan ke dunia kerja dan/atau apabila mereka memiliki potensi (minat & bakat),
“Mereka dapat terjun ke dunia usaha melalui program ini, Institut Pertambangan Nemangkawi terus, berupaya untuk mengembangkan kapasitas generasi muda Papua semaksimal mungkin, sehingga para lulusan PBP nantinya mampu bersaing dan berprestasi di dunia kerja yang sesungguhnya,”ujarnya.
PBP sejak pertama kali diluncurkan di tahun 2012, hingga tahun 2020 telah berhasil meluluskan 213, siswa yang terbagi dalam 19 Angkatan, dan hingga saat ini para alumni PBP telah bekerja di berbagai bidang profesi dan perusahaan seperti pertambangan, perbankan, BUMN, LSM, instansi pemerintahan,lembaga pendidikan, pengusaha, perusahaan swasta, dan kontraktor, termasuk PT Freeport Indonesia.
Dalam menjalankan program-program pelatihan tersebut, IPN berkolaborasi dengan berbagai, divisi/departemen di PTFI, seperti L&OD, PAD, Community Economic Development, Dept. Environmental dan instansi terkait lainnya di internal, maupun eksternal PTFI. (Faris)