11 Siswa TK di Timika Lomba Mewarnai Rayakan HAN 2026
Papua60detik - Masih dalam rangkaian menyambut Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mengadakan lomba mewarnai tingkat Taman Kanak-kanak (TK) yang diikuti oleh 11 peserta, Rabu (22/07/2026).
Panitia menyediakan gambar lambang HAN 2026 yang menjadi objek mewarnai bagi seluruh peserta. Setiap karya dinilai oleh tiga orang juri dengan memperharikan kesesuaian warna, kreativitas, hingga ketelitian dan kerapian.
Pendamping Psikologi Korban Kekerasan pada DP3AP2KB, Kristin Yoku sekaligus juri pada kegiatan tersebut mengatakan penilaian bukan hanya pada keindahan warna, tetapi juga kesesuaian terhadap gambar.
Kristin menjelaskan, pada logo HAN 2026, terdapat beberapa warna utama dan wajib yang memiliki makna simbolis, yaitu merah, putih, dan abu-abu. Dari hasil penilaian, beberapa anak masih kurang tepat memberi warna bendera Indonesia yang terdaoat pada logo. Kata Kristin, hal itu menjadi perhatian karena sangat penting menanamkan jiwa nasionalisme pada anak sejak dini.
"Memang ada yang harmonisasi warnanya bagus, tapi benderanya malah warna bendera Spanyol. Ada juga yang merah putih tapi vertikal. Jadi kita enggak bisa, karena sudah disampaikan bahwa warna yang paling vital itu bendera," ujar Kristin saat diwawancarai.
Ia menyebut, mewarnai memiliki manfaat besar dari sisi psikologi anak berupa terapi. Ketika seseorang mewarnai, secara tidak langsung mereka menyalurkan emosi yang dirasakan. Penyaluran emosi tersebut bisa berupa emosi positif maupun negatif.
Menurutnya, anak tidak harus memiliki bakat menggambar dulu, karena melalui proses mewarnai mereka dapat menunjukkan ekspresi, kreativitas, dan potensi yang dimiliki. Dari pandangan psikologis mewarnai bisa menggali potensi anak secara tidak langsung melalui warna-wana yang dipilih.
"Potensi itu kan tidak selalu harus muncul dulu, tapi kadang itu harus digali. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti lomba. Tadi kita lihat beberapa anak ada menambahkan warna lain, itu adalah kreativitas," tambahnya.
Pada lomba tersebut tiga juri memberikan penilaian pada masing-masing gambar berdasarkan ketentuan yang disepakati da menetapkan TK Kemala Bhayangkari sebagai juara satu.
"Nasionalisme ini penting. Sebenarnya ini jadi arahan juga bagi guru-guru bahwa menanamkan rasa nasionalisme itu untuk bangsa negara kita itu harus dari kecil dan ternyata malah TK Bhayangkari yang paham dengan ini," pungkasnya. (Martha)