Akui Bakar Gedung Sekolah di Intan Jaya, ini Alasan OPM
Screenshot  video gedung sekolah dasar (SD) Negeri Inpres Pogapa yang dibakar di Distrik Homeyo, Rabu (1/5/2024)
Screenshot video gedung sekolah dasar (SD) Negeri Inpres Pogapa yang dibakar di Distrik Homeyo, Rabu (1/5/2024)

Papua60detik - Pasukan Tentara Nasional Papua Barat (TPNPB) wilayah VIII Intan Jaya mengakui sebagai pelaku pembakaran gedung sekolah dasar (SD) Negeri Inpres Pogapa Distrik Homeyo, Rabu (1/5/2024) kemarin.

"Karena sekolah itu digunakan oleh militer dan polisi Indonesia. Dan juga anggota TNI yang jadi guru di sekolah tersebut," kata Juru Bicara OPM Sebby Sambom dalam keterangannya, Selasa (2/5/2024). 

Sebelumnya, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 menyebut, TPNPB-OPM wilayah Kemabu Intan Jaya, Papua Tengah.  Pelaku pembakaran adalah kelompok Keni Tipagau dari Kodap VIII Kemabu, pimpinan Undius Kogoya dan Aibon Kogoya. Pembakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIT.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno mengungkap, kelompok sama yang menyerang Mapolsek Hameyo dan menewaskan warga sipil bernama Aleksander Parapak sehari sebelumnya.

Bayu mengatakan, dalam aksi pembakaran itu juga terdengar bunyi letusan senjata api laras panjang dari pelaku pembakaran. 

"Lokasi pembakaran bangunan SD Negeri Inpres Pogapa tidak jauh dari Mapolsek Homeyo, hanya berjarak kurang lebih 50 meter sehingga saat ini aparat keamanan masih berjaga-jaga," ujar Bayu. (Eka)