Anggota DPR Diminta Pulang ke Intan Jaya, GPMI Siap Turun Aksi Awal Januari 2026
Gerakan Pelajar Mahasiswa se-Indonesia (GPMI) asal Kabupaten Intan Jaya. Foto: GPMI for Papua60detik
Gerakan Pelajar Mahasiswa se-Indonesia (GPMI) asal Kabupaten Intan Jaya. Foto: GPMI for Papua60detik

Papua60detik - Gerakan Pelajar Mahasiswa se-Indonesia (GPMI) asal Kabupaten Intan Jaya mendesak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) segera kembali berada di kabupaten.

GPMI Intan Jaya dalam pres rilisnya menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi damai pada awal Januari 2026. Pimpinan dan seluruh anggota DPRK diharapkan berada di Intan Jaya untuk menerima aspirasi masyarakat dan mahasiswa.

Aksi tersebut bakal menyoroti krisis pendidikan, kesehatan, dan kondisi ekonomi rakyat yang dinilai semakin memprihatinkan di Kabupaten Intan Jaya.

Menurut GPMI, kehadiran anggota DPRK di daerah penting karena lembaga itu menjadi wakil rakyat yang berkewajiban mendengar dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

Selama beberapa tahun terakhir, DPRK disebut tidak lagi aktif berkantor di Intan Jaya setelah aktivitas perkantoran berpindah ke Nabire.

Akibatnya, berbagai aspirasi warga sulit tersampaikan karena tidak adanya pelayanan dan aktivitas legislatif di lapangan.

GPMI menilai kondisi tersebut tidak boleh terus dibiarkan, terlebih dua kali aksi sebelumnya tidak dihadiri langsung oleh anggota DPRK.

Karena itu, pada aksi jilid III nanti, mereka berharap tidak ada lagi alasan bagi DPRK untuk tidak berada bersama rakyat di Intan Jaya.

Para pelajar dan mahasiswa yang tersebar di 17 kota studi mengaku prihatin melihat situasi di kampung halaman.

Mereka menyebut krisis pendidikan, layanan kesehatan, dan ekonomi masyarakat dirasakan hampir di seluruh wilayah Intan Jaya.

GPMI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam aksi long march yang akan digelar secara damai.

Ajakan itu juga ditujukan kepada tokoh agama, tokoh adat, intelektual, kepala suku, tokoh pemuda, hingga kaum perempuan.

Partisipasi seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat penyampaian aspirasi kepada pemerintah daerah dan DPRK.

GPMI menegaskan perjuangan mereka murni untuk kepentingan rakyat dan masa depan Intan Jaya. (Elia Douw)