BPS Mimika Teken Pakta Integritas Bebas Korupsi
Penandatanganan Pakta Integritas WBK dan WBBM Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika, Kamis (2/5/2024). Foto: Faris/Papua60detik
Penandatanganan Pakta Integritas WBK dan WBBM Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika, Kamis (2/5/2024). Foto: Faris/Papua60detik

Papua60detik - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika menggelar pencanangan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Kamis (2/5/2024) di Hotel Horison Ultima Timika.

Penandatanganan pakta integritas dilakukan dengan disaksikan lintas sektor mulai dari kepolisian, kejaksaan, pengadilan negeri, Pemkab Mimika hingga kalangan akademisi.

Kepala BPS Mimika, Ouceu Satyadipura mengatakan, pencanangan zona integritas WBK dan WBB dideklarasikan guna membangun dan mengimplementasikan birokrasi secara baik untuk melayani publik di satuan kerja masing-masing.

“Ini untuk membangun dan mengimplementasikan birokrasi yang bersih untuk melayani publik di satuan kerja,” kata Ouce 

Ia menegaskan, penandatanganan ini menunjukkan tidak ada toleransi yang diberikan pihaknya untuk tindakan atau perbuatan korupsi.

Zona integritas telah dideskripsikan dalam mewujudkan visi dan misi BPS dengan melakukan survei kebutuhan data berguna untuk pemerintah daerah dan masyarakat.

"Tahun 2023 BPS Mimika mencapai angka 100 persen terkait pelayanan statistik. Kami harus siap apabila ada OPD meminta bantuan melakukan pembinaan di bidang masing-masing," ujarnya.

Sementara itu Asisten 1 Setda Mimika, Robert Kambu mengatakan ketersediaan data menjadi salah satu tugas dilaksanakan BPS dengan memanfaatkan berbagai sumber data.

"Ini perlu adanya kolaborasi antara semua pihak agar BPS bisa memotret segala kondisi yang ada untuk memajukan Kabupaten Mimika," katanya.

Kata Robert Kebutuhan akan berbagai data dan informasi terhadap berbagai hasil pembangunan mutlak diperlukan oleh publik sehingga bisa didapatkan gambaran yang benar dan objektif. 

Perencanaan pembangunan bidang ekonomi suatu daerah pun memerlukan berbagai macam data statistik guna mengevaluasi hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai pada masa sebelumnya. 

“Data menjadi sangat penting sebagai dasar pengambilan keputusan dalam rangka penentuan kebijakan dan perencanaan pembangunan dimasa mendatang agar terwujud hasil yang berdaya guna dan berhasil guna,” kata Robert.

Selain pencanangan WBK dan WBBM BPS Mimika juga mengadakan coffee morning Focus Group Discussion (FGD) serta halal bi halal bersama Pemda Mimika dan instansi terkait lainnya. (Faris)