Deiyai Juara Umum TIFA 2026, Ticha Produk Papua Tengah Juara Stand UMKM
Papua60detik - Hari kedua pelaksanaan Timika Inside Festival of Art (TIFA) 2026 para pelaku UMKM yang berpartisipasi mendapatkan apresiasi berupa piagam penghargaan atas kontribusi mereka dalam mempromosikan produk lokal, Jumat (03/07/2026).
Penghargaan diberikan langsung oleh Joko Suharbowo, Ketua Tim Wilayah Indonesia Timur untuk Event Daerah pada Kementrian Pariwisata RI. Dalam ajang pameran UMKM, Ticha Produk Papua Tengah berhasil meraih Juara I Stand UMKM, smentara itu, Kabupaten Deiyai keluar sebagai juara umum TIFA 2026.
Ketua Dekranasda Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, mengatakan, sejumlah produk khas Deiyai menjadi daya tarik utama selama pameran. Di antaranya keripik nota (ubi), keripik nomo (keladi), sari buah terong Belanda atau emo buwaa, sari buah merah, sari jahe, minyak buah merah, hingga berbagai produk herbal.
"Produk-produk kami menjadi daya tarik karena semuanya benar-benar khas Deiyai. Tidak dimodifikasi, seperti noken anggrek, noken bayi, hingga berbagai kerajinan dari kulit kayu. Semua yang kami tampilkan merupakan identitas asli daerah kami," ujarnya.
Menurutnya, TIFA merupakan satu-satunya festival berskala nasional di Papua Tengah yang mampu menghadirkan peserta dan tamu dari berbagai daerah. Ia pun mengapresiasi, Festival ini menjadi ajang untuk memamerkan produk-produk unggulan mereka.
Fransina mengakui, Kabupaten Deiyai belum bisa menyelenggaraka Festival sebesar TIFA. Kendala utama yang masih dihadapi adalah akses transportasi dan sarana prasarana. Ke depan, Pemerintah Daerah juga mendorong lengembangan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata melalui Festival.
"TIFA tidak boleh berhenti sampai di sini. Festival ini harus terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang karena manfaatnya sangat besar bagi promosi budaya dan produk lokal Papua. Kalau akses transportasi kami sudah lebih baik, kami juga ingin membuat event seperti pungkasnya," harapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Wilayah Indonesia Timur untuk Event Daerah pada Kementrian Pariwisata RI, Joko Suharbowo menjelaskan bahwa TIFA kembali berhasil meraih KEN 2026 berdasarkan hasil penilaian kurator pada tahap seleksi wawancara.
Penilaian tersebut mencakup lima aspek utama, yaitu konsep, manajemen keuangan, promosi, dampak lingkungan, dan pelaksanaan kegiatan. Ia berharap capaian ini dapat terus dipertahankan dan juga ditingkatkan melalui berbagai inovasi dan kreativitas
Menurutnya, penyelenggaraan TIFA 2026, selain meriah, para pelaku UMKM lebih banyak menampilkan produk-produk lokal, serta diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten. Event ini juga melibatkan generasi muda, bahkan anak-anak, sehingga menjadi wadah yang baik untuk menumbuhkan kreativitas sejak dini.
"Saya berharap, TIFA mampu memberikan dampak yang lebih besar dalam meningkatkan pendapatan UMKM, memperkuat sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah," harapnya. (Martha)