Dinkes Mimika Gelar Pengobatan Gratis untuk ODGJ
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Mimika, Obet Tekege, foto: Martha/Papua60detik
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Mimika, Obet Tekege, foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika menggelar pengobatan dan konsultasi psikologi gratis bagi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kegiatan ini digelar di Puskesmas Pasar Sentral dan berlangsung selama dua hari, mulai Jumat (07/06/2024).

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Mimika, Obet Tekege, berharap pasien mendapatkan penanganan yang sesuai, sebab pasien gangguan jiwa perlu penanganan kesehatan khusus.

“Jadi kita screening dulu pasien, apabila diduga gangguan jiwa, kita berikan pengobatan, namun kita lihat lagi tingkatannya rendah atau tinggi setelah itu kita sesuaikan penanganannya dan pengobatannya,” ujar Obet saat ditemui di Puskesmas Pasar Sentral, 

Menurutnya, kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan tahun lalu, dimana sebelumnya Dinkes telah bekerja sama dengan FKUB, melakukan pengecekkan, bimbingan konseling serta mendoakan pasien ODGJ dari rumah ke rumah.

Kemudian dilakukan lagi koordinasi bersama pihak keamanan, apabila ada pasien yang melakukan hal yang tak terduga dapat diamankan oleh pihak keamanan.

“Tindakan-tindakan khusus yang kita lakukan yaitu, pertama konsultasi dari dokter jiwa di Jayapura. Kemudian hasil koordinasi bersama pasien kita laporkan bagaimana penangan selanjutnya dan kita pantau perkembangan pasien, termasuk jumlah obat yang harus kita berikan kepada pasien,” terangnya.

Katanya untuk kegiatan hari ini pihaknya mendatangkan dokter spesialis jiwa dari Jayapura. Dua hari pasien akan melakukan konsultasi secara langsung bersama dokter. Selanjutnya dokter akan melakukan pemantauan melalui pesan WhatsApp bersama keluarga pasien.

“Karena kami tidak memiliki dokter spesialis jiwa, jadi kita datangkan dari Jayapura. Namun, apabila ditemukan pasien yang mengalami gangguan jiwa tingkat tinggi maka kita akan rujuk ke Jayapura, apabila hanya tingkat rendah akan kami pantau secara bertahap,“ pungkasnya. (Martha)