Dua Kelompok Warga di Nduga Bertikai Lagi, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Kepolisian membubarkan pertikaian yang terjadi di Nduga, Jumat (12/04/2024). Foto: Humas Polda Papua
Kepolisian membubarkan pertikaian yang terjadi di Nduga, Jumat (12/04/2024). Foto: Humas Polda Papua

Papua60detik – Pertikaian lanjutan dua kelompok masyarakat di Kabupaten Nduga terjadi lagi, Jumat (12/04/2024). Peristiwa ini terjadi di sekitaran Kenyam, buntut dari kesepakatan pembagian hak suara sistem Noken Pemilu 2024.

“Bentrok tersebut kembali terjadi karena masalah pembagian suara yang belum terselesaikan dan ini merupakan kejadian ke enam kalinya,” kata Kabid Humas Polda Papua, Ignatius Benny Ady Prabowo, Sabtu (12/04/2024) malam.

Sementara itu, Kapolres Nduga, Parapaga mengaku telah melakukan tindakan tegas terukur dengan menembakan gas air mata ke arah dua kelompok tersebut dan mengimbau untuk segera membubarkan diri.

“Permasalahan kedua belah Kelompok sebenarnya telah dinyatakan selesai pada Sabtu (06/04) ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan dan perjanjian damai,” ucap Kapolres.

Ia menyampaikan, pasca terjadinya pertikaian, personel gabungan terus melakukan patroli di sekitaran lokasi kejadian mengantisipasi bentrokan susulan. Pihak Kepolisian juga telah melakukan pendekatan kepada para tokoh-tokoh di Nduga untuk membantu meredam kedua kelompok tersebut.

“Situasi saat ini terpantau aman dan kondusif, hal ini tak lepas dari kerjasama dan sinergitas bersama untuk menjaga situasi tersebut tetap terjaga dengan baik,” terang Kapolres.

Kapolres Nduga berharap situasi yang kondusif ini dapat terjaga dan stabil sehingga aktifitas masyarakat dapat berjalan dengan baik dengan normal. 

“Kami juga terus memberikan imbauan agar ke depannya masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang ingin memecah perdamaian yang telah kami upayakan tersebut, mari berdamai demi kesejahteraan masyarakat kita semua,” imbaunya. (Martha)