Karantina Papua Tengah Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ayam Aduan
Pejabat Karantina Papua Tengah Satuan Pelayanan Pelabuhan Samabusa Nabire menggagalkan upaya penyelundupan 28 ekor ayam aduan jenis Philippine  dan Bangkok, Jumat (17/5/2024). Foto: Istimewa
Pejabat Karantina Papua Tengah Satuan Pelayanan Pelabuhan Samabusa Nabire menggagalkan upaya penyelundupan 28 ekor ayam aduan jenis Philippine dan Bangkok, Jumat (17/5/2024). Foto: Istimewa

Papua60detik - Pejabat Karantina Papua Tengah Satuan Pelayanan Pelabuhan Samabusa Nabire menggagalkan upaya penyelundupan 28 ekor ayam aduan jenis Philippine  dan Bangkok, Jumat (17/5/2024).

Upaya penyelundupan itu terendus dari informasi dari Karantina Wasior bahwa terdapat Media Pembawa (MP) yang tidak memiliki dokumen karantina pada KM. Gunung Dempo tujuan Nabire.

Ketua Tim Penegakkan Hukum (Gakkum), drh Stephanus Wahyu Nugroho mengatakan modus penyelundupan ayam tersebut dengan menurunkan Media Pembawa (MP) menggunakan tali ke perahu pada sisi luar kapal sebelum tangga kapal diturunkan ke dermaga. 

“Aksi kejar-kejaran dari Pelabuhan Samabusa hingga ke Teluk Makimi menggunakan perahu pun tak luput dari proses penangkapan penyelundupan tersebut," ujar Stephanus dalam rilis Karantina Papua Tengah, Senin (20/5/2024). 

Berdasarkan keterangan dari pemilik, ayam-ayam tersebut berasal dari Makassar, Manokwari, dan Sorong.

Di tempat terpisah, Kepala Balai Karantina Papua Tengah, Ferdi memberikan apresiasi tinggi kepada pejabat teknis yang berada di lapangan dan semua tim yang telibat dalam upaya penggagalan penyelundupan ayam tersebut. (Eka)