Kepala Pelni Timika: Cari Tempat Pipis Saja Susah di Pelabuhan Pomako
Papua60detik - Kepala Cabang PT Pelni Timika, Sigit Sujatmoko kembali mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika serius memperhatikan kondisi Pelabuhan Pomako.
Menurutnya, persoalan tanah yang sudah berlarut-larut ini, sangat menghambat aktivitas pelabuhan. Padahal, pelabuhan memiliki peran vital bagi masyarakat setempat.
"Pelabuhan Pomako adalah satu-satunya sumber, satu-satunya aset masuknya distribusi sembako. Baik itu kebutuhan premier maupun sekunder dari pelabuhan Pomako sekitar 80 persen untuk Timika," ujarnya saat diwawancarai, Rabu (02/04/2026).
Pelni berharap pemerintah daerah dan pemilik lahan duduk bersama mendapatkan solusi demi pelayanan ke masyarakat. Sigit menyebut, sepanjang sepengetahuannya dermaga pelabuhan Pomako adalah milik dari KUPP Kementerian Perhubungan. Sementara lahannya adalah milik PT BLA.
"Mohon sekiranya Pemda dapat bersinergi dengan PT BLA yang memiliki lahan tersebut demi pelayanan kepada masyarakat, Karena PELNI sebagai operator sangat memohon dukungan. Dukungan khususnya dari Pemda dan dari PT. BLA untuk sama-sama duduk bareng untuk melayani masyarakat Timika," tambahnya.
Ia menyebut fasilitas di pelabuhan saat ini sangat minim, termasuk fasilitas dasar. Bukan hanya distribusi barang, Sigit berharap agar Pemda dan pihak terkait juga memperhatikan masalah kenyamanan penumpang.
"Lebih-lebih lagi jangan hanya barang yang diperhatikan, tapi mohon untuk penumpang-penumpangnya. Karena kita mau pipis saja sudah susah di sana. Agak bingung kita mau cari tempat," harapnya. (Martha)