Masyarakat Waa Banti Hibahkan Lahan, Dorong Pemkab Bangun Lapangan Terbang
Penyerahan dokumen persetujuan masyarakat kepada DPRK Mimika. Foto: Faris/Papua60detik
Penyerahan dokumen persetujuan masyarakat kepada DPRK Mimika. Foto: Faris/Papua60detik

Papua60detik – Masyarakat Kampung Opitawak dan Kampung Waa, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, secara resmi menghibahkan lahan untuk pembangunan lapangan terbang (lapter). Mereka  meminta Pemkab segera merealisasikan pembangunan akses transportasi udara tersebut.

Komitmen itu ditandai dengan penyerahan dokumen persetujuan masyarakat oleh Koordinator Umum Masyarakat Opitauwak, Melianus Omabak, kepada Anggota DPRK Mimika, Amos Jamang, Senin (26/1/2026).

Melianus menjelaskan, kebutuhan akses transportasi udara bagi masyarakat Waa Banti saat ini sangat mendesak. Selama ini, mobilitas warga sangat terbatas karena hanya mengandalkan jalur milik PT Freeport Indonesia.

“Akses masyarakat ke timika sangat terbatas dan ini sangat urgen. Selama ini kami hanya bisa lewat jalur Freeport. Karena itu kami sangat berharap pemerintah bisa membangun bandara di Kampung Waa,” kata Melianus.

Ia menegaskan, dokumen yang diserahkan merupakan bentuk dukungan penuh masyarakat terhadap program pemerintah. Seluruh lahan yang dibutuhkan telah dilepaskan melalui kesepakatan masyarakat dan tokoh adat setempat.

“Lahan sudah kami lepas berdasarkan persetujuan masyarakat dan tokoh adat. Pemerintah bisa langsung turun membangun. Tidak ada hambatan, dan kami siap bertanggung jawab. Dokumen ini menjadi kekuatan bagi pemerintah untuk bekerja,” tegasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota DPRK Mimika Amos Jamang menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan lapangan terbang di Kampung Waa.

“Saya dari Dapil Tembagapura dan juga Anggota Komisi IV DPRK Mimika sangat mendukung pembangunan lapangan terbang di Kampung Waa,” ujar Amos.

Menurutnya, dokumen yang diterima merupakan hasil kesepakatan masyarakat melalui musyawarah, sehingga memiliki kekuatan sosial dan adat yang jelas.

“Aspirasi ini saya terima dan akan saya teruskan kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, dalam hal ini Bupati Mimika untuk ditindaklanjuti terkait pembangunan lapangan terbang,” pungkasnya. (Faris)