Mimika Masuki Puncak Curah Hujan
Forecaster BMKG Mimika, Fitria Nur Fadilah, foto: Martha/Papua60detik
Forecaster BMKG Mimika, Fitria Nur Fadilah, foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Menurut Badan Metereologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Mozes Kilangin, Mimika kini memasuki periode puncak curah hujan paling tinggi.  Periode ini rutin terjadi setiap Juli dan Agustus.

Forecaster BMKG Mimika, Fitria Nur Fadilah, menjelaskan secara klimatologis Mimika memiliki karakteristik hujan sepanjang tahun. Di mana hujan tetap terjadi setiap bulan tanpa musim kemarau.

Berbeda dengan wilayah Indonesia bagian Barat, di bulan Juli-Agustus justru mengalami musim kemarau. 

"Jadi sifat iklim di Timika secara klimatologisnya adalah hujan sepanjang tahun, tetapi dia juga punya puncak curah hujan tertinggi yaitu Juli, Agustus. Jadi di dua bulan ini mataharinya lebih sedikit karena secara merata tertutup oleh awan stratiform," kata Fitria saat diwawancarai, Kamis (02/07/2026). 

Pada bulan Juli tahun lalu, curah hujan di Timika mencapai 683 milimeter. Fitria mengatakan, angka tersebut berpotensi kembali terjadi pada tahun ini, namun masih bergantung pada perkembangan fenomena El Nino. Apabila pengaruh El Nino lemah atau tidak signifikan, curah hujan dapat tetap tinggi. Sebaliknya, jika pengaruhnya menguat, kondisi curah hujan bisa berbeda.

Pada bulan-bulan ini, suhu udara pada siang hari tidak mencapai nilai maksimumnya. Saat ini, suhu berkisar antara 28 - 29°C, sedangkan pada kondisi normal atau saat cuaca lebih cerah, suhu siang hari dapat mencapai 31-34°C. 

"Ini adalah kondisi normalnya Timika. Tidak ada suatu hal yang luar biasa. Justru kalau misalnya di bulan Juli, Agustus kita tidak ada hujan, berarti di situ ada sesuatu hal yang harus kita amati betul-betul, apakah ada El Nino," terangnya. 

Fitria mengimbau masyarakat rutin memantau informasi cuaca dari BMKG, khususnya mereka yang melakukan aktivitas di wilayah perairan. Masyarakat juga dihimbau selalu menyiapkan jas hujan dan payung saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengantisipasi banjir di wilayah dataran rendah. 

"Sifat hujannya saat ini tidak terlalu deras, hujan ringan hingga sedang tetapi lama tanpa disertai petir. Ada angin tetapi tidak terlalu kencang," pungkasnya. (Martha)