Patroli Gabungan TNI-Polri Sita Belasan Senjata Tajam dan Senjata Angin di Puncak Jaya
Papua60detik - Aparat gabungan TNI dan Polri menggelar patroli skala besar disertai razia senjata tajam di wilayah hukum Polres Puncak Jaya, Senin (29/6/2026), sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Patroli dipimpin Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono bersama unsur TNI yang dipimpin Pasiter Kodim 1714/Puncak Jaya Letda Czi Toding Gayang dan Danwaltis Yonif Raider 136/Tuah Sakti Letda Inf. Denar Orba.
Baca Juga: Yayasan Amungsa Cares Papua Jalani Visitasi Akreditasi LKS, Perkuat Mutu Pelayanan Sosial
Sebanyak lima kendaraan roda empat dikerahkan untuk menyisir 14 titik strategis, yakni Kompleks Perkantoran Pemda Puncak Jaya, Kampung Lima-Lima, Kampung Lungguneri, Jalan Poros Papua, Pasar Central Mulia, Pasar Nagalomuni, RSUD Mulia, Kampung Pruleme, Kampung Usir Belakang, Kampung Muliambut, Pasar Kota Lama Mulia, SPBU ACP Mulia, Jalan Poros Papua, serta Kampung Pagaleme.
Selama patroli, personel gabungan tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan masyarakat, tetapi juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar warga bersama-sama menjaga keamanan serta tidak membawa senjata tajam maupun benda berbahaya yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Yudha Wicaksono mengatakan patroli dan razia tersebut merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah potensi tindak kriminal maupun aksi premanisme.
“Patroli gabungan ini kami laksanakan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kehadiran TNI dan Polri di lapangan juga sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menyita 16 bilah senjata tajam jenis parang, satu pucuk senjata angin, satu busur beserta anak panah, serta enam ketapel yang selanjutnya diamankan sebagai barang bukti.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan, tidak membawa senjata tajam tanpa alasan yang dibenarkan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas.
“Selama pelaksanaan patroli gabungan, situasi di wilayah Kota Mulia terpantau aman dan kondusif. Aktivitas perekonomian masyarakat maupun arus lalu lintas tetap berjalan lancar, sehingga kehadiran aparat di lapangan diharapkan semakin meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap TNI dan Polri,” pungkas Yudha Wicaksono. (Elia Douw)