SMP Negeri 11 Mimika Tanya, Kapan Dapat MBG?
SMP Negeri 11 Mimika, foto: Martha/ Papua60detik
SMP Negeri 11 Mimika, foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Sejak dilaunching Januari tahun 2025, program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum dinikmati semua sekolah, salah satunya SMP Negeri 11 Mimika. 

Kepala SMP Negeri 11 Mimika, Damaris Limbong mengatakan keterlambatan ini menimbulkan pertanyaan dari siswa dan guru di sekolah. Hal sama juga disampaikan para orang tua dalam setiap rapat sekolah. 

"Anak-anak selalu berterima, MBG-nya mana? Sekolah-sekolah lain sudah ada tetapi kita belum. Anak-anak antusias ingin dapat MBG seperti sekolah lain," ujar Damaris saat diwawancarai, Kamis (29/01/2026). 

Pihak sekolah pun berusaha menenangkan siswa dan orang tua dengan mengajak untuk bersabar sambil menunggu informasi resmi. Sekolah juga aktif mencari informasi terkait kelanjutan program MBG tersebut.

Sebelumnya, SMP Negeri 11 Mimika telah mengikuti sosialisasi mengenai gambaran pelaksanaan MBG. Setelah itu, sekolah langsung mempersiapkan keperluan pembagian program nasional tersebut. 

"Kami langsung siapkan tempat pembagian MBG, tempat cuci tangan, air minum, tisu. Jadi tinggal kami menerima sebenarnya. Pihak MBG juga sudah datang mendata, tetapi tidak disampaikan waktunya kapan akan dilaksanakan," terangnya. 

Di SMP Negeri 11 Mimika tercatat 963 siswa serta 62 guru dan pegawai. Damaris mengatakan, siswanya begitu antusias. Apalagi, jadwal pulang sekolah kadang bisa sampai pukul 15.00 WIT sehingga MBG ini menurutnya akan membantu.

"Ini sangat membantu siswa supaya tidak lapar. Di sini ada anak yang bawa bekal, ada juga yang tidak. Ada juga anak-anak yang tidak mampu. Jadi, saya pikir kalau ada MBG begini, anak-anak akan semangat belajar. Guru juga akan semangat mengajar," tambahnya. 

Damaris pun berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera memberikan kepastian kapan MBG di SMP Negeri 11 Mimika. Menurutnya, program nasional ini harus dirasakan secara merata oleh semua sekolah. 

"Harapan kami adalah sekolah SMP Negeri 11 segera dapat MBG. Karena namanya manusia pasti ada kecemburuan sosial dari anak-anak. Mereka selalu bertanya-tanya, padahal kita sama-sama kewarganegaraan Indonesia," pungkasnya. (Martha)