TIFA 2026 Bakal Hadir Lagi di Bulan Juli Mendatang
Papua60detik - Timika Inside Festival of Art (TIFA) dipastikan kembali hadir pada Juli 2026 mendatang. Festival seni dan budaya terbesar di Timika ini mengusung tema “Tong satu tong kuat, bersama Indonesia, bersama Papua, tong menggerakkan dan mengulik prestasi.”
Founder TIFA, Alfo menjelaskan bahwa secara umum konsep festival masih mempertahankan ciri khas seperti tahun-tahun sebelumnya. Khusus untuk Papua Culture Week 2026, akan ada perubahan format pelaksanaan. Di mana tahun-tahun sebelumnya hanya berfokus pada fashion show, tahun ini akan ada pemilihan duta TIFA secara berpasangan.
Rangkaian kegiatan TIFA 2026 juga akan dimeriahkan dengan berbagai agenda seperti karnaval mimpi, Papua plus size, family fashion show, panggung budaya, hingga panggung hiburan yang terbuka untuk masyarakat luas.
Agenda yang tidak kalah menarik adalah TIFA juga kembali menghadirkan lomba talingkar cinta yang tahun lalu secara mengejutkan mampu meningkatkan pemahaman publik mengenai anyaman rambut khas di Papua.
Ia berharap Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha kembali hadir membuka dan menutup event secara resmi.
"Kita berharap tahun ini beliau juga hadir supaya membuka dan menutup rangkaian event TIFA 2026, sekaligus Menteri Kebudayaan juga," ujar Alfo pada konferensi pers, Selasa (27/1/2026).
TIFA juga membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dengan pemerintah daerah hingga pusat.
"TIFA ini bukan pementasan seni biasa atau seremonial biasa, tetapi untuk menarik perhatian publik terkait panggung pertunjukan daerah yang akan dibawa ke kancah lebih jauh lagi, ke kancah nasional dan internasional," terangnya.
Sementara itu, Ketua Umum TIFA Creative, Dina Merani menyebut, tahun ini TIFA kembali masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Dari total 125 event terpilih secara nasional, TIFA menjadi salah satu wakil dari Papua Tengah yang kembali dipercaya oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Meski secara konsep, rangkaian kegiatan TIFA 2026 masih akan mempertahankan ciri khas seperti tahun sebelumnya, Dina memastikan akan ada perubahan dan kejutan baru.
Salah satu kejutan yang sedang direncanakan adalah konsep kolaborasi internasional. Dina mengatakan, setelah beberapa tahun berturut-turut tampil di level nasional, tahun ini TIFA menargetkan panggung global dengan menghadirkan seniman dari luar negeri ke Timika. Khususnya dengan negara yang memiliki kemiripan budaya dan karya seni seperti ukiran.
"Kita mau sesuatu yang baru karena sudah terus-terus nasional, tahun ini harus internasional. Jadi kita mendatangkan, bukan kita pergi ke sana, tapi kita mendatangkan seniman-seniman itu ke Timika," tambahnya.
Ia berharap perhatian dari Pemerintah Daerah dan juga provinsi untuk terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan TIFA 2026 pada bulan Juli nanti.
Pada konferensi pers tersebut hadir juga Duta Tifa 2024 dan 2025, para panitia event, serta beberapa pemuda asal Kepulauan Kei yang datang ke Timika khusus belajar manajemen event. Mereka memastikan diri untuk berpartisipasi pada event mendatang.
"Kami hadir di sini untuk belajar management event dan juga mendukung secara langsung pelaksanaan TIFA 2026 di bulan Juli nanti," kata Ateng Letsoin mewakili teman-temannya. (Martha)