TNI Sebut Menembak Mati Anggota OPM di Pegunungan Bintang
Papua60detik - Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menyatakan seorang anggota TPNPB-OPM tewas tertembak dalam operasi di Kampung Kalo Fis, Distrik Awingbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.
Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, anggota OPM tersebut diduga terlibat dalam pembunuhan tiga warga sipil di Kabupaten Yahukimo pada Senin, 20 Juli kemarin
"Kelompok OPM tiba-tiba menembaki personel TNI sehingga satgas mengambil tindakan tegas berdasarkan undang-undang, peraturan yang berlaku, serta rules of engagement (ROE) untuk memastikan tindakan yang kami lakukan tetap menjunjung tinggi hukum dan HAM," kata Luckyz Jumat (24/7/2026) seperti dilansir ANTARA.
Menurut dia, saat hendak ditangkap, anggota kelompok OPM melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan ke arah personel TNI sehingga prajurit mengambil tindakan tegas.
Ia mengatakan identitas anggota OPM yang tewas tersebut masih belum diketahui.
Lucky menambahkan anggota OPM lainnya melarikan diri ke hutan setelah salah seorang rekannya tewas.
Ia menegaskan TNI akan mengambil tindakan tegas dalam situasi yang mengancam keselamatan prajurit maupun masyarakat dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum.
Pangkogabwilhan III juga mengimbau anggota OPM menghentikan aksi kekerasan dan menyerahkan senjata.
"Mari kembali bergabung ke pangkuan Ibu Pertiwi, Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebelum TNI mengambil tindakan tegas kepada kalian," ujarnya.
Lucky turut mengapresiasi Satgas TNI yang berhasil mengevakuasi jenazah pasangan suami istri, Yantinus alias Kumis Tua Kogoya dan istrinya, yang dieksekusi mati TPNPB OPM. (Redaksi)