Warga Diminta Terima Petugas Sensus Ekonomi, Tak Perlu Takut Jawab Pertanyaan
Papua60detik - Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika menggelar apel siaga dan pencanangan sensus ekonomi 2026, sekaligus melepas 210 petugas sensus, Senin (29/06/2026).
Kepala BPS Mimika, Dian Sudarmanto, mengatakan sensus ekonomi merupakan kegiatan nasional yang sangat penting dalam menyediakan data dasar mengenai kondisi, struktur, sebaran, dan perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui sensus ini, pemerintah akan memperoleh gambaran lebih lengkap mengenai jumlah pelaku usaha, jenis kegiatan usaha, tenaga kerja, omzet, penggunaan teknologi, serta berbagai karakteristik ekonomi lainnya.
Data yang dihasilkan akan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan ekonomi daerah, penguatan sektor usaha mikro, kecil, menengah,serta pengembangan investasi dan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
"Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dapat merumuskan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha di Kabupaten Mimika. Di mana dalam pelaksanaannya BPS tidak dapat bekerja sendiri. Kami sangat membutuhkan dukungan dari seluruh pihak," ujar Sudarmanto.
Ia menegaskan, sensus Ekonomi 2026 tidak ada kaitannya dengan pajak. Data yang diberikan kepada petugas BPS tidak digunakan untuk penagihan pajak, pemeriksaan pajak, maupun kepentingan lainnya. Data yang dikumpulkan digunakan untuk kepentingan statistik dan perencanaan pembangunan.
Sementara itu, Pj Sekda Mimika, Abraham Kateyau meminta seluruh petugas sensus menjaga integritas, profesionalisme, objektivitas, dan menjunjung tinggi etika dalam melaksanakan tugas di lapangan.
Ia juga mengajak masyarakat menerima para petugas dan tidak perlu takut memberikan jawaban sesuai pertanyaan yang diajukan.
"Laksanakan setiap tahapan pendataan dengan penuh tanggung jawab, berpedoman pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan, serta mengedepankan pendekatan yang santun dan humanis kepada masyarakat," pungkasnya. (Martha)