Anak Jadi Korban Nafsu Ayah Kandung, Darwin Rombe: Tindakan Biadab
Anggota DPRK Mimika Darwin Rombe, Foto: Istimewa
Anggota DPRK Mimika Darwin Rombe, Foto: Istimewa

Papua60detik – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Darwin Rombe, mengutuk kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh ayah kandung sendiri. 

Ia meminta aparat penegak hukum memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku sebagai bentuk keadilan bagi korban.

“Tindakan ini biadab dan tidak bisa ditoleransi. Saya pribadi mengecam keras perbuatan pelaku dan mendesak aparat kepolisian serta penegak hukum untuk menindak tegas serta memberikan hukuman maksimal,” tegas Darwin Rombe, Rabu (19/2/2025).

Menurutnya, kasus kekerasan seksual terhadap anak merupakan pelanggaran berat terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan harus mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak, terutama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

Selain menuntut hukuman maksimal bagi pelaku, Darwin juga menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi korban.

“Saya yakin korban mengalami trauma mendalam. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan psikologis, baik dari tenaga profesional maupun dukungan penuh dari keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Darwin berharap kasus ini dapat menjadi perhatian serius bagi seluruh masyarakat agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama melindungi anak-anak dari tindakan kekerasan dan pelecehan. 

Sebelumnya, Polres Mimika menerima laporan dugaan pencabulan terhadap korban yang masih di bawah umur  Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan perbuatan bejat ayah kandungnya kepada ibunya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pelaku LA berhasil dibekuk anggota Satreskrim Polres Mimika di depan Toko Jarwal di Jalan Hasanuddin, pada Selasa (18/2/2025). (Faris)