Banjir Rob di Mimika Timur, Beberapa Sekolah Diliburkan
Banjir rob di Distrik Mimika Timur. Foto: Istimewa
Banjir rob di Distrik Mimika Timur. Foto: Istimewa

Papua60detik - Banjir Rob melanda Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (8/12/2025). 

Plt Kepala Distrik Mimika Timur (Miktim) Bakri Athoriq menyebut fenomena banjir rob tidak berdampak signifikan terhadap masyarakat.

"Tidak ada dampak yang signifikan ke masyarakat," ujarnya ketika dihubungi. 

Ia bilang, rob atau air laut pasang merupakan fenomena tahunan yang terjadi setiap akhir tahun.

Kata Bakri, berdasarkan pantauan, air memang naik dan akan turun dalam beberapa hari ke depan.

"Berdasarkan tabel air, naik sampai 44 cm,  dalam beberapa hari pasti sudah mulai berkurang," ungkapnya. 

Katanya, hasil pantauan kepala kampung, menyebutkan kondisi rumah masyarakat semua dalam keadaan aman. Wilayah yang terdampak mulai dari Pelabuhan Pomako sampai di Pelabuhan Perikanan.

"Untuk masyarakat yang mencari (bekerja tangkap ikan) pasti sangat terganggu sekali, karena air cukup besar sehingga hasil tangkapannya kosong," katanya. 

Tidak ada masyarakat yang mengungsi, dan aktivitas sehari-hari masih berjalan seperti biasa. Namun, kondisi itu juga berdampak pada aktivitas anak sekolah. Salah satu sekolah terdampak banjir rob yakni SD Negeri Satu Atap Pomako. 

"Ada beberapa sekolah yang terdampak dan kegiatan belajar diliburkan untuk sementara, sampai keadaannya membaik," jelasnya. 

Bakri bilang, fenomena serupa juga terjadi di wilayah Atuka, Kokonao dan Amar. (Eka)