YPMAK & RSUD Mimika Kerja Sama Layanan Rujukan Komplementer
Papua60detik - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PTFI menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika terkait layanan komplementer rujukan, Rabu (22/04/2026).
PKS ini menegaskan komitmen kedua pihak dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP) dan lima suku kekerabatan lainnya di Kabupaten Mimika.
Direktur RSUD Mimika, dr Faustina Gurdam menjelaskan, kerja sama ini sebenarnya sudah berjalan cukup lama, Namun, penandatanganan PKS dilakukan untuk memperkuat aspek legalitas serta memperjelas hak dan kewajiban masing-masing pihak.
Ia menekankan tujuan utama kerja sama ini adalah menjamin keselamatan pasien (patient safety), mulai dari proses rujukan hingga pasien tiba dan diterima di rumah sakit tujuan. YPMAK kemudian akan menanggung biaya-biaya tambahan yang pada kasus tertentu, seperti pasien didampingi oleh keluarga bahkan tenaga kesehatan hingga ke lokasi rujukan.
"Komplementer artinya ketika ada rujukan ke luar daerah, pasti butuh biaya tambahan seperti tiket pesawat, biaya keluarga yang mendampingi selama menjaga pasien, tempat tinggal, maka di sinilah kerjasama itu berfungsi," kata dr Faustina.
Menurutnya, ini menjadi bukti nyata bahwa YPMAK memberi perhatian besar kepada masyarakat tujuh suku. Pasien tidak lagi terbebani biaya tambahan saat dirujuk, sehingga dapat lebih fokus pada proses penyembuhan.
Sementara itu, Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka mengaku telah lama mendorong terwujudnya kerja sama ini. Ia menilai, masih banyak masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan, terutama karena keterbatasan informasi dan jarak.
Ia berharap, melalui kerja sama ini, semakin banyak masyarakat yang terbantu dan kualitas layanan kesehatan di Mimika terus meningkat. YPMAK juga berkomitmen mendukung peningkatan fasilitas kesehatan di RSUD Mimika.
"YPMAK sebagai lembaga yang mengelola dana kemitraan PTFI yang dipercaya sejak awal sampai sekarang, kita selalu mendukung upaya Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat kita di Kabupaten Mimika tanpa memandang bulu," terangnya.
Ketua Pembina YPMAK, Engel Enoch menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan langkah positif yang selaras dengan kebutuhan masyarakat serta program kedua belah pihak.
Engel menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Daerah dan lembaga adat, dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Dalam kerja sama ini, ia mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi, koordinasi, serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan agar pelaksanaan kerja sama berjalan efektif.
"Pesan saya harus terus kita lakukan monitoring dan pengawasan supaya nanti apabila dalam pelaksanaan ada yang kurang kita bisa diskusi bersama untuk bisa kita perbaiki bersama. Jangan sampai nanti kita kemudian saling menyalahkan. Itu yang harus kita hindari," pungkasnya. (Martha)