BMKG Timika Prediksi Hujan di Malam Natal dan Waspada Hujan Saat Tahun Baru
Forecaster BMKG Moses Kilangin, Tesla Kadar Dzikiro, foto: Martha/Papua60detik
Forecaster BMKG Moses Kilangin, Tesla Kadar Dzikiro, foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mozes Kilangin Timika memperkirakan akan turun hujan di malam Natal dan tahun baru. 

Berdasarkan pengamatan dari BMKG pusat, pada tanggal 21 hingga 27 Desember, sebagian besar wilayah Papua Tengah berada pada kategori warna kuning, yang menandakan potensi hujan terjadi di beberapa wilayah.

Forecaster BMKG Moses Kilangin, Tesla Kadar Dzikiro menjelaskan wilayah Utara Timika, seperti Tembagapura, Jila, Jita, serta daerah pegunungan lainnya hingga Ilaga dan sekitarnya, diperkirakan akan lebih sering mengalami hujan. Kondisi ini dipengaruhi oleh tekanan rendah di sekitar wilayah Indonesia, yang memicu pertumbuhan awan-awan konvektif atau awan hujan.

Sementara untuk wilayah pesisir Timika seperti Kokonauo, Amar, dan daerah pesisir lainnya, hujan berpotensi terjadi pada pagi hari. BMKG mencatat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi, terutama karena pertumbuhan awan yang bermula dari laut.

"Nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir diimbau untuk waspada pada pagi hari. Jika terlihat awan tebal dan gelap di arah laut, sebaiknya menunda aktivitas karena berpotensi hujan lebat," kata Tesla saat diwawancarai. 

Tesla mengatakan, untuk Tahun Baru, BMKG meminta masyarakat lebih waspada. Berdasarkan prakiraan cuaca tanggal 31 Desember hingga awal Januari, wilayah Papua, termasuk Timika, berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. 

Kondisi ini dipicu oleh kombinasi tekanan rendah dan gangguan atmosfer berupa gelombang Rossby ekuatorial, yang dapat mempercepat pertumbuhan awan hujan.

"Jadi untuk di natal ini cenderung aman, tetapi kalau yang di tahun baru, itu masyarakat perlu waspada karena adanya gangguan atmosfer tadi dan gelombang rossby, sehingga berpotensi hujan sedang hingga lebat," kata Tesla. 

BMKG juga mengingatkan potensi banjir rob di wilayah pesisir apabila hujan lebat terjadi pada pagi hari dan tidak diantisipasi dengan baik. Untuk wilayah Kota Timika, hujan diperkirakan lebih berpeluang terjadi pada sore hari. Hal ini disebabkan oleh pergerakan awan dari wilayah pegunungan ke arah dataran rendah.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui media sosial BMKG dan plikasi Info BMKG. (Martha)