BMP Papua Selatan dan DPC GMNI Merauke Gelar Dialog Kebangsaan
Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua Selatan bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Merauke menggelar Dialog Kebangsaan di Merauke. Foto : Istimewa
Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua Selatan bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Merauke menggelar Dialog Kebangsaan di Merauke. Foto : Istimewa

Papua60detik - Peringati Hari Pahlawan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua Selatan bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Merauke menggelar dialog kebangsaan dengan tema 'Membangun Papua Selatan Maju, Sejahtera, dan Berdaulat Menuju Indonesia Emas 2045', Senin (11/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Merauke ini menghadirkan empat narasumber, yakni dua tokoh adat, Ketua DPD BMP Papua Selatan, dan Ketua DPC GMNI Merauke. Dialog tersebut menjadi wadah diskusi lintas elemen untuk memperkuat peran tokoh adat dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah menuju Papua Selatan yang maju dan berdaulat.

Ketua DPD BMP Provinsi Papua Selatan, Esau Hambore menyampaikan bahwa dialog ini merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara masyarakat adat, pemuda, dan pemerintah.

“Dialog kebangsaan ini sangat penting karena dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran tokoh adat dalam pembangunan di Papua Selatan,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan tokoh adat memiliki arti strategis dalam menjaga keharmonisan sosial serta membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan di daerah, terutama konflik sosial dan isu pembangunan.

Sementara itu, Ketua DPC GMNI Merauke, Aldi Makalau, menegaskan bahwa generasi muda harus ikut mengambil bagian dalam membangun Papua Selatan dengan semangat nasionalisme dan gotong royong.

“Kami berharap dialog kebangsaan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih baik antara tokoh adat, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun Papua Selatan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaulat,” katanya.

Dialog kebangsaan ini dihadiri oleh tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Merauke. Para peserta menyepakati pentingnya sinergi dan kolaborasi untuk mendukung program-program pemerintah daerah dan nasional demi kesejahteraan masyarakat Papua Selatan. (Jamal)