Bulan April, Harga Beras Tetap di Rp18 ribu Per Kilo
Papua60detik - Harga beras selalu menjadi perhatian utama masyarakat. Salah satu kebutuhan pokok tersebut masih tetap di harga Rp18 ribu per kilo di April 2024.
Salah satu penjual beras di Pasar Sentral Kabupaten Mimika, Tina mengatakan harga beras ini sudah dianggap biasa oleh masyarakat karena dipandang sebagai bahan pokok. Katanya, selama harga naik, masyarakat tetap datang membeli.
Baca Juga: Bakal Diresmikan Menkop, Koperasi Merah Putih di Atuka Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
"Kalau di kita ini tertinggi itu Rp18 ribu per kilo. Tidak tahu kalau beli di luar sana," kata Tina, Selasa (16/04/2024).
Sebenarnya beberapa minggu terakhir ini ada beberapa beras medium yang harganya turun. Seperti beras padi emas dulu harganya Rp18 ribu per kilo kini turn menjadi Rp16 ribu per kilo.
"Ada lagi beras mawar ayu, dulu Rp17 ribu sekarang sudah menjadi Rp16 ribu per kilo," tambahnya.
Menurut Tina, dari banyaknya merek beras yang beredar di pasaran, beras merauke menjadi pilihan banyak warga dengan harga Rp750 ribu per karung.
Mengenai kenaikan harga beras, para pedagang mengaku mengikuti harga dari agen. Mereka juga berkata bahwa kegagalan panen di berbagai sumber beras menjadi alasan kenapa harga beras naik.
Sebelumnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika mengatakan bahwa di bulan April akan ada panen raya padi. Hal itu diharapkan mampu menurunkan harga beras.
Para pedagang juga menyambut baik hal itu. Mereka berharap semoga dengan adanya panen itu, tidak terjadi lagi kenaikan harga dan masyarakat akan terbantu juga pastinya. (Martha).