Identifikasi Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat Sam Air Menunggu Hasil Tes DNA
Evakuasi jenazah korban kecelakaan Pesawat Sam Air PK-SMW. Foto: Humas Polda Papua
Evakuasi jenazah korban kecelakaan Pesawat Sam Air PK-SMW. Foto: Humas Polda Papua

Papua60detik - Tim DVI Bid Dokkes Polda Papua mengirim sampel darah dan gigi korban kecelakaan Pesawat Sam Air PK-SMW ke ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri di Jakarta guna proses identifikasi.

Langkah tersebut diambil mengingat kondisi jenazah terbakar dan sebagian tubuh ada yang tidak utuh.

“Dengan kondisi jenazah tersebut, Tim DVI mengirimkan sampel DNA berupa darah dan gigi ke Puslabfor Mabes Polri untuk identifikasi lebih lanjut. Proses identifikasi diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua pekan,” jelas Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol dr Nariyana, Rabu (28/6/2023)

Dalam proses identifikasi, Tim DVI Bid Dokkes dibantu oleh Tim Inafis Ditreskrimum Polda Papua.

Sebelumnya, identifikasi ante mortem sudah dilakukan di dua lokasi, yakni di Bandara Wamena dan Bandara Sentani. Dari enam korban, satu yang belum ada kabar dari keluarganya.

“Tentunya kami akan melakukan hal ini secara maksimal sehingga dapat terselesaikan dengan cepat dan mendapat hasil yang baik guna selanjutnya jenazah korban dapat segera dimakamkan oleh pihak keluarga,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menambahkan. 

Pesawat SAM Air PK-SMW hilang kontak pada Jumat (23/6/2023) dengan dua kru dan empat penumpang. Karena faktor cuaca, kru dan penumpang baru berhasil dievakuasi pada Selasa (27/6/2023). (Burhan)