Internet Wilayah Merauke Gangguan, Estimasi 30 Hari Perbaikan
Ilustrasi internet
Ilustrasi internet

Papua60detik - Masyarakat Merauke kembali kecewa lantaran kualitas layanan Telkomsel Group ganguan  sejak sabtu (16/9) lalu sekitar pukul 02.03 WIT.

General Manager PT Telkom Witel Papua Agus Widhiarsana melalui rilisnya mengatakan, hasil investigasi awal, ditemukan adanya shunt fault SKKL SMPCS di ruas Merauke-Timika dengan jarak 300Km dari Merauke di kedalaman 50m (segmen laut) pada Sabtu, 16 September 2023 Pukul 02:03 WIT.

“Shunt fault adalah adanya indikasi luka pada jaringan kabel laut yang mengakibatkan terganggunya atau tidak optimalnya fungsi SKKL” ujar Agus Widhiarsana.

DPenyebab terjadinya shunt fault atau luka tadi menurutnya bisa karena berbagai hal, seperti aktifitas alam bawah laut (gempa, vulkanology) dan aktifitas nelayan.

Telkom telah melaksanakan langkah mitigasi dimana saat ini layanan Telkom Group area Merauke telah dialihkan menggunakan backup link Palapa Ring Timur dan satelit.

Dengan kapasitas bandwidth backup link yang terbatas, layanan Telkom Group area Merauke mengalami degradasi atau penurunan kualitas layanan, dengan layanan voice dan data internet yang masih dapat diakses dengan kecepatan dan kapasitas yang berkurang.

“PT Telkom juga menyiapkan sarana WiFi Corner di kantor Telkom Merauke untuk membantu layanan internet temporer bagi masyarakat,” tandasnya.

Untuk perbaikan sendiri, katanya, membutuhkan waktu dan persiapan yang komprehensif. Mulai dari perizinan ke pihak-pihak terkait, hingga penyiapan kapal dan peralatan penunjang. 

"Diperkirakan membutuhkan waktu hingga 30 hari ke depan. Dan tentu saja kami akan berupaya maksimal agar bisa pulih kembali lebih awal dari target tadi," katanya. (Ami)