Komitmen PTFI Kembangkan Atlet Muda Papua, Prestasi Mulai Mendunia
Papua Athletics Center (PAC) sedang latihan, Foto: Faris/ Papua60detik
Papua Athletics Center (PAC) sedang latihan, Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik – Papua Athletics Center (PAC) bersama Papua Football Academy (PFA) terus menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh PT Freeport Indonesia (PTFI) yang menyediakan fasilitas, pendanaan, dan pendampingan jangka panjang bagi atlet muda Papua.

Papua Athletics Center (PAC) dan Papua Football Academy (PFA) memaparkan capaian serta komitmen mereka dalam mengembangkan talenta muda Papua pada konferensi pers di Mimika Sport Complex (MSC), Selasa (9/9/2025).

Coach sekaligus Manager PAC, Muktar, menuturkan saat ini fokus bukan hanya pada peningkatan kemampuan fisik, tetapi juga aspek akademis para atlet. Dari 19 atlet yang bergabung, 17 di antaranya merupakan putra-putri asli Papua.

“Sudah banyak, prestasi yang kita lakukan, mulai dari periode pertama kita menyumbang 3 medali di Kejuaraan Atletik Filipina, kemudian kita juga mengikuti kejuaraan di Singapura, Thailand, China, Taiwan, Jatim, Jawa Tengah dan Dubai,” katanya.

Prestasi terbaru PAC tercatat di ajang Jatim Open 2025 dengan raihan 8 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Nama-nama seperti Fransisko A. Makaminang dan Lina Hisage bahkan berhasil mencatatkan rekor pribadi. Sementara di kancah internasional, PAC menorehkan 2 emas dan 1 perunggu pada Philippine Athletics Championships.

Pelatih PAC, Yeremias Kiriwaib, menjelaskan bahwa dukungan PTFI sangat berarti bagi perkembangan atlet. Seluruh kebutuhan, mulai dari honor pelatih, fasilitas latihan hingga keberangkatan ke berbagai turnamen, difasilitasi penuh.

“Bahkan kami dibiayai saat akan mengikuti turnamen di luar kota maupun luar negeri, biasanya kami berangkat full tim terkadang kita sesuaikan dengan kuota pemain yang dibutuhkan,” ucap Yeremias.

Ia optimis atlet Papua bisa bersaing di level nasional maupun internasional. 

“Atlet-atlet Papua ini memiliki kemampuan yang sangat baik, mereka bisa menyaingi beberapa atlet dari Sea Games. Jadi kami yakin mereka bisa lebih baik dari atlet dari luar,” tegasnya.

Yeremias juga menyebut salah satu atletnya, Silfanus Ndiken tengah dipersiapkan untuk tampil membela Indonesia pada Sea Games 2025 di Thailand Desember mendatang.

Sementara itu, pelatih PFA U-15, Steven Imbiri, menilai peringatan Hari Olahraga Nasional menjadi momentum penting untuk membakar semangat para atlet muda Papua.

“Kami latih atlet yang ada di PFA sehingga menjadi atlet yang luar biasa untuk Indonesia,” ujarnya.

Steven menjelaskan, saat ini PFA melatih tiga kelompok usia yakni U-13, U-14, dan U-15 dengan total 60 pemain. Mereka juga aktif mengikuti turnamen, baik di dalam maupun luar Timika.

“Kalau kita bicara fokus, maka hasil atlet kita bukan hasil yang instan. Kita benar-benar marathon untuk hasil yang baik. Yang kami tekankan bahwa PFA bukan hanya membawa nama mereka namun juga membawa nama baik Papua untuk Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan penuh dari PTFI sangat membantu pembinaan jangka panjang. 

“Dukungan PTFI untuk PFA sangat membantu anak-anak pada bidang olahraga, ini sangat membantu anak negeri terutama anak Papua yang sangat berbakat dan menjadikan mereka lebih berharga di tanah mereka,” pungkas Steven. (Faris)