Pemerintah Ajak Warga Lebih Rajin Belanja di Mama-Mama Papua
Papua60detik - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika mendorong kegiatan bertajuk, 'Wisata Belanja Pangan Lokal' di Pasar Sentral, Jumat (18/09/2020).
Program ini sejatinya adalah ajakan kepada seluruh warga lebih rajin membeli dagangan Mama-Mama Papua di Pasar Sentral Timika.
Baca Juga: Bakal Diresmikan Menkop, Koperasi Merah Putih di Atuka Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Sebagai langkah awal, sebagian kecil dari pimpinan dan pegawai OPD di lingkungan Pemkab Mimika sudah datang berbelanja dagangan Mama-Mama Papua di Pasar Sentral Timika.
"Ini merupakan langkah awal kita memberikan motivasi kepada Mama-Mama Papua dan penghargaan kepada mereka atas hasil jeri payah bercocok tanam sehingga hasil-hasilnya bisa dibawa ke Pasar Sentral dan dijual kepada seluruh masyarakat Mimika," kata Kadisperindag Mimika, Micahel R Gomar.
Kegiatan ini masih bagian dari upaya Disperidag menata pasar di Kota Timika. Disperindag memang sedang gencar merelokasi pedagang ke Pasar Sentral. Mama-Mama Papua biasa mengeluhkan menurunnya margin keuntungan ketika berjualan di Pasar Sentral.
Ia berharap program ini mendapat dukungan dari seluruh warga agar Pasar Sentral Timika jadi pusat perdagangan. Akibat lain yang diharapkan, dagangan Mama-Mama Papua lebih cepat laku.
"Ini juga merangsang Mama-Mama Papua yang masih berjualan di pinggiran jalan dan Gorong-Gorong dan Pasar Lama (masuk ke Pasar Sentral). Program ini kemungkinan akan berlanjut terus setiap bulan," jelasnya.
Gomar menyebut, sebagian besar pedagang di Pasar Lama dan para pedagang dari lima Kampung Daskam pun sudah masuk menempati Pasar Sentral.
Disperindag kini sedang memikirkan langkah strategis agar barang dagangan Mama-Mama Papua yang tidak terjual bisa diakomodir atau diambil oleh OPD teknis pemerintah.
Penjabat Sekda Mimika, Jenny Usmani yang memimpin Wisata Belanja Pangan Lokal itu mengatakan, sebelumnya Bupati Mimika telah menginstruksikan warga menanam pangan lokal.
"Kalau sudah menanam berarti pemerintah (sekarang) menggalakkan masyarakat untuk mengonsumai pangan lokal," katanya.
Sengaja hari itu ia datang bersama Bappeda dan OPD teknis untuk mengidentifikasi kebutuhan warga di Pasar Sentral. Bagaimanpun menurutnya, penataan pasar merupakan sektor prioritas pemerintah karena menyangkut hajat hidup orang banyak.
"Akan dilakukan evaluasi antar kami. Kita butuh data. Nanti kita diskusi. Jadi semua orang punya peran, kita bekerja dalam tim," katanya. (Burhan)