Pemkab Dorong Kampung Siapkan Lahan Koperasi Merah Putih
Plt Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Samuel Yogi, foto: Martha/Papua60detik
Plt Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Samuel Yogi, foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Plt Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Samuel Yogi mengakui masih menghadapi tantangan menjalankan program Koperasi Merah Putih, salah satunya aset tanah. 

Sesuai hasil Musrenbang tingkat kelurahan beberapa waktu lalu, masih banyak kelurahan dan kampung yang mengeluhkan tidak punya kantor untuk menjalankan Koperasi Merah Putih. Padahal kepemilikan tempat atau bangunan menjadi salah satu syarat utama dan kesiapan daerah dalam menjalankan program nasional tersebut. 

"Intinya seluruh kampung siapkan untuk aset tanah, di masing-masing kampung. Kalau yang betul-betul yang belum ada tanah, kami pemerintah nanti akan kaji dan akan saya sampaikan kepada Bupati Mimika," ujar Samuel Yogi saat diwawancarai, (14/03/2026). 

Ia menyampaikan rencana peresmian Koperasi Merah Putih di Atuka, Distrik Mimika Tengah, akan dilakukan dalam waktu dekat dan dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi dan UMKM RI.

Dari sisi legalitas, Samuel menyebut seluruh koperasi yang tersebar di 133 kampung dan 19 kelurahan telah disiapkan secara administratif. 

Kabupaten Mimika juga mendapatkan 23 tenaga pendamping koperasi. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan daerah lain yang rata-rata hanya memiliki 3 hingga 4 pendamping. Para pendamping tersebut akan disebar ke seluruh distrik untuk memastikan koperasi berjalan.

"Ini salah satu kepedulian dan sinkronisasi program antara kabupaten, provinsi, dan pusat. Seluruh administrasi perizinan di Mimika, kami sudah disiapkan semua. Hanya satu tantangan bagi kami adalah masalah aset tanah," pungkasnya. (Martha)