Pendulang Emas Kembali Blokade Jalan Ahmad Yani, Aksi Berakhir Usai Negosiasi
Ratusan pendulang emas tradisional kembali aksi blokade Jalan Ahmad Yani, Timika, pada Selasa (24/3/2026). Foto: Eka/ Papua60detik
Ratusan pendulang emas tradisional kembali aksi blokade Jalan Ahmad Yani, Timika, pada Selasa (24/3/2026). Foto: Eka/ Papua60detik

Papua60detik - Ratusan pendulang emas tradisional kembali aksi blokade Jalan Ahmad Yani, Timika, pada Selasa (24/3/2026). Aksi tersebut dipicu kekecewaan para pendulang karena hasil dulangan mereka tidak dibeli oleh toko emas.

Dalam aksinya, massa memblokade jalan hingga malam hari dengan membakar ban di badan jalan. Mereka menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke DPR.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar pukul 19.40 WIT massa mulai membubarkan diri setelah bernegosiasi dengan aparat keamanan.

Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengaku akan memfasilitasi pertemuan antara perwakilan pendulang dengan pemerintah daerah dan DPRK Mimika melalui rapat dengar pendapat (RDP).

“Kami sampaikan kepada perwakilan agar menyurat ke kami, nanti akan kami fasilitasi untuk bertemu dengan pemerintah atau DPRK guna mencari solusi,” ujar Billy di lokasi.

Ia mengimbau massa tidak melakukan tindakan anarkis dalam menyampaikan aspirasi.

“Kami melayani dan mengamankan penyampaian aspirasi. Kami bukan musuh, tetapi mitra masyarakat, sehingga tidak perlu melakukan tindakan anarkis,” katanya. (Eka)