Peringatan HAS, Ketua KPA: Perlu Akses Layanan yang Konsisten & Bebas Stigma.
Ketua KPA Provinsi Papua Tengah, Freny Anouw Foto : Elia Douw/Papua60detik
Ketua KPA Provinsi Papua Tengah, Freny Anouw Foto : Elia Douw/Papua60detik

Papua60detik - Ketua KPA Papua Tengah, Freny Anouw menyebut Hari HIV/AIDS Sedunia (HAS) menjadi momen buat mengenang warga yang telah meninggal akibat HIV/AIDS.

Ia mengajak seluruh pihak memperkuat upaya pencegahan, pengobatan, dan edukasi masyarakat. 

Di Papua Tengah menurutnya, layanan kesehatan perlu ditingkatkan, khususnya pada layanan pemeriksaan HIV/AIDS.

"Pentingnya layanan kesehatan yang lengkap dan mudah diakses, termasuk ketersediaan tenaga kesehatan, layanan konseling, serta fasilitas pemeriksaan," ujarnya. 

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) mencatat, kasus HIV/AIDS tertinggi di Papua Tengah berada di Kabupaten Nabire dengan total kasus 10.822. 

"Pentingnya layanan kesehatan yang lengkap dan mudah diakses, termasuk ketersediaan tenaga kesehatan, layanan konseling, serta fasilitas pemeriksaan," katanya kepada wartawan Senin (1/12/2025) siang.

Ia menyebut, di Nabire ada pasien HIV yang mampu bertahan hidup lebih dari sepuluh tahun karena rutin mengikuti terapi pengobatan. Hal ini menunjukkan pentingnya akses layanan terapi yang konsisten dan bebas stigma.

"Kepada masyarakat untuk menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap pengidap HIV/AIDS serta terus menjaga keberlanjutan layanan kesehatan demi keselamatan bersama," pesannya. 

Selain itu, Freny menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, RT/RW, lembaga adat, hingga organisasi kemasyarakatan.

"Penting untuk meningkatkan edukasi dan sosialisasi pencegahan HIV sejak dini," katanya. (Elia Douw)