Permudah Akses Warga, PUPR Bahas Perencanaan Jembatan di Aparuka
Plt Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga, foto: Martha/Papua60detik
Plt Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga, foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Dinas PUPR berencana jembatan kampung Aparuka, Distrik Mimika Barat. 

Plt Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga mebgatakan, rencana pembangunan jembatan ini berdasarkan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). 

Masyarakat mengaku kesulitan menyebrang ke sisi lain yang dipisahkan sungai terutama saat musim hujan dan banjir.

"Karena ini merupakan hasil Musrenbang, kami tindak lanjuti dengan dokumen perencanaan dulu. Konsultan kita sedang menghimpun informasi-informasi dari dinas teknis dan pihak terkait," ujar Inosensius Yoga, Jumat (21/11/2025).

Dinas PUPR telah seminar pendahuluan rencana pembangunan jembatan tersebut.

Pada seminar itu, pemerintah distrik mengusulkan jembatan yang tidak hanya untuk pejalan kaki dan sepeda motor (jembatan gantung), tetapi juga bisa dilalui mobil. Namun, opsi ini masih perlu dikaji, mengingat kondisi wilayah di sana belum tersedia akses jalan. 

Menurutnya, membangun jembatan untuk mobil tanpa akses jalan memadai akan tidak tepat sasaran dan sia-sia. 

Yoga menyebut, semua opsi akan dipertimbangkan guna menghitung biaya pembangunan. Di seminar akhir akan terlihat besarnya biaya, jika disetujui maka akan dilanjutkan ke perencanaan fisik. 

Rancangan awal, jembatan untuk pejalan kaki dan motor diperkirakan memiliki lebar sekitar 1,2 meter, sementara opsi jembatan kendaraan roda empat memerlukan lebar sekitar 7 meter. Jembatan ini akan membentang sepanjang 220 meter.

"Nanti kalau sudah ada jembatan, mereka tidak perlu menyebrang lagi dari sungai. Tinggal jalan kaki ke sebelah, karena mereka punya kebun di sebelah," pungkasnya. (Martha)