Remaja di SP12 Korban Kecelakaan, Bukan Begal
Remaja korban laka lantas di SP12 Kampung Utikini Baru. Foto: Istimewa
Remaja korban laka lantas di SP12 Kampung Utikini Baru. Foto: Istimewa

Papua60detik - Pihak keluarga remaja 15 yang ditemukan tewas di Jalan Tinal SP12 Kampung Utikini Baru, Distrik Kuala Kencana memastikan peristiwa itu murni kecelakaan lalu lintas, bukan kasus begal seperti dugaan keluarga sebelumnya. 

"Saya keluarga korban, pikiran kami awalnya anak kami itu dibunuh atau dipotong oleh begal, pelaku sudah ditangkap dan bukan pelaku pembunuhan tetapi laka lantas," ujar keluarga korban, Pertius Wenda dalam keterangan video, Selasa (9/12/2025) dini hari tadi. 

Atas kejadian itu pihaknya meminta maaf secara publik kepada warga Mimika karena telah membuat gaduh dengan melakukan aksi pemalangan jalan akses TPA Iwaka. 

"Saya sebagai tokoh pemuda dan mewakili keluarga korban memohon maaf kepada semua masyarakat Mimika yang mana kami tadi meresahkan masyarakat. Itu bukan masalah pembunuhan, bukan masalah begal, tetapi tabrakan (laka)," katanya. 

Atas kejadian itu, palang (blokade) telah dibuka dan pihak keluarga mempercayakan kasus tersebut kepada pihak kepolisian agar pelaku dapat diproses sesuai hukum berlaku. 

"Pelaku tadi sudah menyerahkan diri, dan saya perintahkan palang dibuka," ucapnya. 

Diberitakan sebelumnya, korban berinisial NM ditemukan tergeletak berlumuran darah. Informasinya, korban masih mengenyam pendidikan di SMKN 1 Kuala Kencana. 

Pihak keluarga sempat membakar ban dan menduduki jalan arah SP5, SP6 dan akses masuk TPA Iwaka  pada Senin (8/12/2025) malam. Aksi itu sebagai desakan agar polisi segera menangkap pelaku. (Eka)