Reses Tahap III di Wonosari Jaya, Elinus Mom Soroti Masalah Bansos hingga Trotoar
Papua60Detik – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Elinus Balinol Mom, menggelar Reses Tahap III di Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania, Sabtu (20/12/2025).
Pertemuan ini menjadi ajang bagi warga untuk mengadukan berbagai persoalan, mulai dari infrastruktur hingga transparansi program bantuan sosial (bansos).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lurah Wonosari Jaya, Jan Roly Rahakbauw, perwakilan Distrik Wania, serta puluhan warga setempat.
Dalam sesi aspirasi, persoalan sosial mencuat saat warga RT 22 mempertanyakan akurasi data penerima bantuan sosial di Dinas Sosial yang dinilai tidak tepat sasaran.
“Karena yang kami lihat selama ini yang dapat malah mereka yang punya mobil. Tolong ditanyakan ke dinas terkait,” tegas salah seorang warga.
Selain bansos, warga juga mengeluhkan ketiadaan trotoar di wilayah Kelurahan Wonosari Jaya. Kondisi ini memaksa pejalan kaki dan anak sekolah menggunakan bahu jalan untuk beraktivitas, yang dinilai sangat membahayakan keselamatan. Di samping itu, kelompok pemuda setempat juga meminta agar dibangun fasilitas sarana olahraga.
Menanggapi hal tersebut, Elinus menegaskan, pembangunan infrastruktur di Distrik Wania telah masuk dalam prioritas perencanaan anggaran tahun 2026.
“Program 2026 kita sudah anggarakan untuk program pembangunan drainase, dan fokus kita memang di Distrik Wania,” ujar Elinus.
Legislator dari Partai Gerindra ini menambahkan bahwa DPRK tengah mendorong penguatan fasilitas pada dinas teknis, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), agar keluhan warga dapat ditangani dengan lebih cepat melalui penyediaan alat berat mandiri.
Menutup kegiatan tersebut, Elinus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi warga sebagai representasi rakyat di parlemen.
"Terima kasih kepada Pak Kepala Lurah Wonosari Jaya, perwakilan Kepala Distrik Wania, Bapak Ibu RT/RW, serta warga yang hadir. Kami berharap komunikasi terkait aspirasi terus terjalin. Fungsi kami di dewan adalah sebagai representasi atau perpanjangan tangan Bapak Ibu terkait kepentingan umum," ujar Elinus.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika terdapat hal-hal yang kurang berkenan selama pertemuan berlangsung.
"Jika ada ucapan atau jawaban yang kurang berkenan, kami memohon maaf. Yang baik kita terima dan yang kurang baik kita tinggalkan," pungkasnya. (Joe Situmorang)