Terkait Kasus Mutilasi Warganya, Kepala Suku Nduga: Kami Tidak Bertindak Sembarangan dan Ikut Prosedur Hukum
Kepala Suku Nduga di Kabupaten Mimika Elipanus Wesareak. Foto: Amma/ Papua60detik
Kepala Suku Nduga di Kabupaten Mimika Elipanus Wesareak. Foto: Amma/ Papua60detik

Papua60detik - Kepala Suku Nduga di Kabupaten Mimika Elipanus Wesareak menanggapi isu yang meresahkan masyarakat Kabupaten Mimika. Isu yang beredar itu menyebut rencana pihak keluarga korban mutilasi dan warga Nduga melakukan penyerangan terhadap pihak tertentu. 

Elipanus Wesareak memastikan informasi itu adalah hoax.

"Kami suku Nduga tidak sembarang. Semua ada aturannya. Apalagi pembunuhan. Tidak ada dari kami masyarakat Nduga (seperti di dalam isu yang beredar). Itu semua tidak benar. Keluarga korban juga ikuti prosedur aturan yang ada," tegas Elipanus kepada awak media di halaman Gereja Jemaat Bahtera Jalan C.Heatubun, Senin (12/9/2022).

"Isu yang berkembang itu tidak benar dan tidak ada. Kejadian ini jelas. Jadi kami tidak segampang itu memusuhi orang dengan bertindak sembarangan di luar prosedur ketetapan adat yang ada di Suku Nduga," ujarnya menambahkan. 

Ia menyebut, kasus pembunuhan disertai mutilasi ini memang tidak boleh dianggap biasa. Sehingga, harus segera ditindaklanjuti hingga ke Presiden. 

"Ini kasus baru. Luar biasa. Jadi tidak bisa sembarang," kata Elipanus. 

Sebelumnya, Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra juga telah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi hoax khususnya terkait kasus tersebut. 

"Situasi timika sampai saat ini masih kondusif. Bagi masyarakat yang memiliki informasi berkaitan permasalahan-permasalah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat agar segera menginformasikan ke pihak kepolisian," ujar Kapolres beberapa waktu lalu. (Amma)