Upacara HUT Ke-3 Provinsi Papua Selatan Dibatalkan
Lapangan yang disiapkan untuk upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Provinsi Papua Selatan. Foto: Istimewa
Lapangan yang disiapkan untuk upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Provinsi Papua Selatan. Foto: Istimewa

Papua60detik - Panitia pelaksana Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Provinsi Papua Selatan  mengumumkan pembatalan upacara puncak peringatan yang semula dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 11 November 2025 pukul 08.00 WIT di Lapangan Monumen Kapsul Waktu, Merauke.

Ketua Panitia HUT ke-3, Sunaryo, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi cuaca berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Merauke sejak dini hari hingga pagi menjelang waktu pelaksanaan upacara.

“Setelah kami melakukan koordinasi dengan pihak keamanan, pemerintah daerah, dan panitia pelaksana di lapangan, diputuskan bahwa upacara puncak pagi ini tidak dapat dilaksanakan karena cuaca yang tidak memungkinkan dan demi menjaga keselamatan seluruh peserta dan tamu undangan,” ujar Sunaryo di Merauke, Selasa (11/11/2025).

Sunaryo menambahkan, meskipun upacara puncak dibatalkan, acara resepsi HUT ke-3 Provinsi Papua Selatan yang telah direncanakan pada malam hari di lingkungan Kantor Gubernur Papua Selatan akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

“Resepsi malam akan tetap berjalan seperti rencana semula. Panitia telah menyiapkan lokasi alternatif yang lebih aman dan nyaman untuk seluruh tamu dan peserta kegiatan. Kami berharap momentum peringatan ini tetap menjadi semangat bersama dalam membangun Papua Selatan ke arah yang lebih maju,” jelasnya.

Peringatan hari jadi ke-3 Provinsi Papua Selatan tahun 2025 mengusung tema “Papua Selatan Bersatu, Maju, dan Sejahtera”, yang mencerminkan tekad pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan di empat kabupaten, yakni Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel.

Rangkaian kegiatan peringatan HUT telah dimulai sejak beberapa hari sebelumnya, dengan berbagai agenda seperti pameran pembangunan daerah, lomba seni dan budaya, serta kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat luas.

Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut, serta berharap semangat perayaan tetap terjaga meski upacara puncak tidak dapat terlaksana akibat faktor cuaca.

“Kami berterima kasih atas dukungan dan pengertian masyarakat Papua Selatan. Cuaca memang di luar kendali manusia, namun semangat kita untuk merayakan hari jadi provinsi tercinta ini tidak akan surut,” tutup Sunaryo. (Jamal)