Anggaran Padat Karya Distrik Sampai Rp5 Miliar, Yohana: Harus Berdayakan Warga
Kepala Bappeda Mimika, Yohana Paliling. Foto: Faris/ Papua60detik
Kepala Bappeda Mimika, Yohana Paliling. Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik - Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, Pemerintah Kabupaten Mimika di tahun 2024 mengalokasi sejumlah anggaran untuk program padat karya di 18 distrik.

"Untuk 2024 anggaran yang dialokasikan bervariasi  yakni Rp3 miliar sampai Rp5 miliar. Nilai Rp3 miliar itu diberikan untuk Distrik yang bisa kita jangkau sedangkan Distrik di pedalaman anggaran yang dialokasikan sebesar 5 miliar," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika, Yohana Paliling, Jumat (22/3/2024).

Dibanding tahun sebelumnya, katanya, alokasi anggaran program padat karya tahun 2024 nilainya meningkat.

"Padat karya yang dilakukan dengan swakelola, untuk memberdayakan masyarakat setempat. Padat karya tidak boleh datangkan masyarakat dari luar untuk mengerjakan kegiatan tersebut, tapi harus manfaat masyarakat lokal karena kegiatan yang membutuhkan konsultan atau pihak ketiga itu lain lagi dan itu bukan kegiatan padat karya," tegas Yohana.

Adapun beberapa program padat karya seperti yang menjadi perhatian adalah pembangunan drainase, membangun jembatan kayu, membuka akses jalan, pemeliharaan balai desa dan lainnya. Tergantung kebutuhan distrik

Guna memaksimalkan program tersebut Bappeda memberikan pelatihan khusus bagi pegawai distrik untuk mengelola program padat karya. (Faris)