Berangkat Biaya Sendiri, Kontingen Taekwondo Mimika Target Juara Umum Papua Open
Pelepasan Kontingen Taekwondo Kabupaten Mimika menuju Papua Open 2025, Foto: Faris/ Papua60detik
Pelepasan Kontingen Taekwondo Kabupaten Mimika menuju Papua Open 2025, Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik – Kontingen Taekwondo Kabupaten Mimika berangkat menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Papua Open 2025 se-Indonesia yang akan digelar di Jayapura pada 1 sampai 3 Mei 2025. Pelepasan para atlet dilakukan di Terminal Keberangkatan Bandara Mozes Kilangin Timika, Rabu (30/4/2025).

Kejuaraan Papua Open 2025 ini akan mempertandingkan Poomsae, Kyorugi, Kyukpa dan Speed Kicking. Kelas Prestasi dengan kategori Junior ( 15 - 17 Tahun ) dan Senior (17 Tahun ke atas). Selain itu juga akan dipertandingkan kategori festival untuk kategori Pra Kadet ( 5 - 11 Tahun ) dan Kadet ( 12 - 14 Tahun .

Kontingen Mimika menurunkan sekitar 90 atlet yang akan berlaga di 110 kategori, mulai dari kelas pra kadet, kadet, junior hingga senior. Atlet-atlet diberangkatkan secara bertahap.

Pelatih Taekwondo  Mimika, Randy Rusli mengaku optimis, dengan jumlah peserta tersebut, peluang Mimika untuk mengisi seluruh kelas dan mengumpulkan medali sangat terbuka lebar.

“Target kami adalah menjadi juara umum. Untuk persiapan kita sudah lakukan selama tiga bulan sambil TC berjalan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, seluruh biaya keberangkatan ditanggung secara mandiri oleh masing-masing peserta dan pihak keluarga. 

“Mulai dari akomodasi hingga biaya pendaftaran, semua didukung secara swadaya,” tambah Randy.

Sementara itu, Manajer Tim Kontingen Mmika, Kompol Saidah Hobrouw, berharap Kejurnas ini dapat menjadi ajang menambah pengalaman dan mengasah mental bertanding para atlet.

“Melalui event ini kami ingin para atlet bisa menguji kemampuan teknik bertanding mereka. Dan tentunya, saya sangat berharap gelar juara umum bisa diraih Timika. Apalagi perkembangan taekwondo di Timika sangat signifikan,” ujarnya.

Katanya, saat ini terdapat sembilan klub taekwondo aktif di Kabupaten Mimika. Ini menjadikan Mimika daerah dengan jumlah klub terbanyak di wilayah Papua Tengah.

Sekertaris Umum KONI Mimika, Simon Kasamol, saat melepas para kontingen menegaskan bahwa kejuaraan ini menjadi ajang pemantauan bibit atlet berprestasi.

“Dari kalender kegiatan ini, kami akan melihat atlet-atlet potensial yang nantinya dibina lebih lanjut. KONI fokus pada prestasi, dan kami akan berkolaborasi dengan KONI provinsi untuk memastikan atlet Mimika bisa menembus level nasional hingga PON,” tegasnya. (Faris)