Data Kementerian HAM: 122 Ribu Orang di Papua Mengungsi
Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 salurkan bantuan Presiden Prabowo ke pengungsi di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Minggu (5/7/2026). Foto: Satgas Humas Damai Cartenz-2026
Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 salurkan bantuan Presiden Prabowo ke pengungsi di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Minggu (5/7/2026). Foto: Satgas Humas Damai Cartenz-2026

Papua60detik - Kementerian HAM RI mencatat sebanyak 122 ribu orang Papua kini hidup dalam pengungsian akibat konflik bersenjata antara aparat Indonesia dengan TPNPB-OPM.

Wamen HAM Mugiyanto  menyebut, Kementerian HAM segera melakukan pertemuan dengan kementerian/lembaga untuk bersama-sama melakukan upaya penanganan pengungsian.

"Ada banyak pengungsi di sana (Papua) dan Kementerian Hak Asasi Manusia dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan melibatkan kementerian lembaga terkait untuk melakukan upaya-upaya menangani pengungsi yang ada di Papua yang jumlahnya lumayan besar," kata Mugiyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (7/7/2026) seperti dilansir ANTARA.

Menurut dia, penanganan pengungsi harus komprehensif melibatkan kementerian dan lembaga terkait, memastikan hak asasi manusia di wilayah tersebut terpenuhi dari aspek keamanan, ekonomi, kesejahteraan, pendidikan dan sebagainya.

"Jadi ada banyak yang menjadi atensi kami. Mereka yang mengungsi punya hak atas shelter. Memastikan tempat mereka mengungsi aman, kebutuhan dasar bisa terpenuhi," ujar Mugiyanto.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia  mencatat 97 peristiwa kekerasan dan konflik bersenjata di Papua sepanjang 2025 serta 26 kasus hingga April 2026.

Paling baru, pada Kamis (2/7/2026) malam. seorang ibu hamil bernama Melkiana Duwitau meninggal dunia bersama bayi dalam kandungannya setelah terkena peluru saat berada di rumahnya di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (2/7/2026) malam.

Sementara di Yahukimo, pada hari yang sama, pesawat AMA dibakar dibakar dan pilot berkebangsaan Amerika Serikat, Nicholas F Goselin tewas ditembak oleh TPNPB-OPM. (Redaksi)