DPC KNPI Distrik se-Mimika Periode 2023-2026 Resmi Dilantik
Papua60detik - Dewan Pengurus Cabang Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPC KNPI) Distrik se-Kabupaten Mimika periode 2023-2026 resmi dilantik oleh Ketua DPD KNPI Mimika, Awenes Imingkawak.
Pelantikan dewan pengurus sebanyak 54 orang dari 18 distrik tersebut berlangsung di Hotel Cenderawasih 66, Timika, Papua Tengah, Sabtu (9/12/2023).
Awenes dalam sambutannya banyak berbicara terkait dinamika organisasi kepemudaan yang terjadi belakangan di Mimika.
“Setahun yang lalu, dinamika pemuda di Kabupaten Mimika sangat disayangkan tetapi atas cara Tuhan yang begitu luar biasa, kami kembali dipertemukan untuk bersatu membangun daerah kami yang tercinta, Kabupaten Mimika,” imbuhnya.
Ia berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik berkolaborasi antar sesama pengurus untuk memajukan Mimika.
“Kalau kita tidak kompak, daerah ini tidak bisa berjalan aman. Pemuda itu menjadi garda, menjadi tanggung jawab besar hari ini untuk kemajuan negara ini, kemajuan negeri kami yang tercinta di kabupaten Mimika,” tuturnya.
Sementara Assisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Willem Naa, mengucapkan selamat atas dilantiknya para pengurus DPC komite KNPI Distrik se-Kabupaten Mimika periode 2023-2026.
Ia berharap pelantikan ini jadi pijakan pemuda memberikan kontribusi terhadap kemajuan pembangunan di kabupaten Mimika.
“Maka kepada pengurus KNPI yang baru dilantik, saya harap saudara-saudara untuk dapat berperan dalam proses pembangunan di Kabupaten Mimika secara merata. Tunjukkan kinerja yang lebih maksimal sehingga dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat dan daerah utamanya dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Willem.
Di samping itu, Willem juga berpesan kepada DPD KNPI Mimika untuk dapat seluas-luasnya memberikan ruang bagi para pengurus DPC KNPI Distrik yang baru dilantik.
“Berikan ruang kepada mereka, berikan motivasi kepada mereka dan kedepan mereka juga akan bangkit dan mandiri dan sebagai pemuda yang bersaing dengan pemuda-pemuda yang lain di tanah ini. Pemuda yang ada kalau tidak diberi waktu, ruang dan tempat, ke depan bisa positif dan bisa negatif. Artinya bisa melawan pemerintah, melawan program, dan semua itu akan bisa terjadi,” tandasnya. pungkasnya. (Faris)