LAN Mimika Mengaku Bina 50 Anak
Papua60detik - Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Mimika Mawar S Soplanit mengaku pihaknya telah membina sekitar 50 anak. Sebagian di antaranya adalah korban lem aibon
"Hampir 50 orang yg kami bina secara mandiri. Dari 50 anak yang kami bina tidak semua pengguna narkoba jenis zat adiktif atau lem aibon," ujar Mawar, Kamis (8/8/2024).
Baca Juga: Pengurus Forjamas 2026-2030 Resmi Dikukuhkan
Selain itu kata Mawar, ada lima anak yang telah direhabilitasi mandiri lewat pembinaan dan pendekatan bersama keluarga korban.
"Dan sudah dinyatakan sembuh, mereka rata-rata masih usia anak sekolah, 7 sampai 15 tahun," katanya.
Mawar mengatakan sejauh ini mereka masih terus dalam pengawasannya. Ia mengaku masih berkomunikasi intens bersama keluarga.
"Mereka sampai sejauh ini terus dalam pengawasan kami," ucap dia.
Dia menyebut kehadiran LAN di Mimika cukup berpengaruh, berdasarkan hasil penyelidikan LAN anak dengan pengguna lem aibon sudah berkurang.
"Kalau mau dilihat sejauh ini malah semenjak keberadaan LAN, dalam penyelidikan kami malah sudah kurang bahkan tidak lagi kami lihat. Malah yang ada banyak anak karton," jelasnya.
LAN juga menerjunkan duta anti narkoba sebagai representatif anak Gen Z untuk terus sosialisasi bahaya narkoba.
Saat ini Mawar menyebut LAN terus terjun ke lapangan baik ke sekolah-sekolah maupun kampung untuk memberikan sosialisasi bahaya miras dan narkoba.
"Kami berharap dukungan pemerintah kepada LAN dan membangun sinergitas yang intens dengan LAN," ucapnya. (Eka)